TRIBUNJAKARTA.COM - Presenter Ruben Onsu disebut menghadapi sendiri persoalan yang jadi bola salju dan membuatnya kini berstatus tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan.
Semua berawal dari orang kepercayaan yang mengkhianati dan membuatnya rugi ratusan miliar rupiah.
"Yang buat dia (Ruben Onsu) ada lubang besar itu tindakan karyawan kepercayaannya yang menikam dari belakang," kata Minola Sebayang, pengacara Ruben Onsu, di Intens Investigasi.
Menurut Minola, karyawan kepercayaan Ruben Onsu itu diduga menggelapkan aset-asetnya.
"Dia (mantan karyawan Ruben Onsu) menjual aset-asetnya, kartu kredit, yang kalau ditotal kerugiannya itu hampir mencapai Rp 100 miliar," ucapnya.
"Sementara ada kewajiban-kewajiban yang terus berjalan yang harus dia tutupi," lanjut Minola.
"Ruben Onsu punya aset tapi tidak bisa digunakan karena polemik," jelasnya.
Disaat yang sama, Ruben Onsu juga menghadapi masalah rumah tangga yang berujung perceraiannya dengan Sarwendah.
Karyawan kepercayaan Ruben Onsu itu telah menjalani proses hukum, namun uang Ruben sampai saat ini belum kembali.
"Dia tidak mengembalikan kerugian Ruben yang Rp 100 miliar, bukan hal mudah untuk recovery," kata Minola.
"Ini situasi yang sangat berat bagi Ruben, sudah jatuh ketimpa tangga, keinjek kotoran," lanjutnya.
Meski begitu Ruben Onsu dikatakan tetap berpikir positif dan ikhlas.
"Ruben yakin bisa menjalani proses ini dengan ikhlas, suatu saat ada satu hal yang baik, kondisi yang baik yang membuat dia bisa kembali bangkit, bisa mendapatkan apa yang selama ini hilang," ucap Minola.
Ruben Onsu dilaporkan seorang berinisial P pada 22 Agustus 2025 di nomor LP/B/310/VIII/2025/SPKT/Polres Jakarta Selatan.
Setelah proses panjang, Ruben Onsu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan kesepakatan kerja sama dengan seorang berinisial DM.