TRIBUNJAKARTA.COM - Rombongan iring-iringan mobil melintas di area Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, saat berlangsungnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day, Minggu (23/8/2026) pagi.
Dalam video yang diunggah akun Threads @arief_budi27, terlihat lima buah mobil berwarna hitam melintas di lajur paling kanan Jalan Jenderal Sudirman.
Kelima mobil itu terdiri dari tiga mobil Toyota Fortuner dengan dua mobil Toyota Alphard berada di tengah-tengahnya.
Kelima mobil melintas di jalanan yang dipenuhi pejalan kaki dan warga yang berolahraga pada Minggu pagi.
"Lagi CFD pukul 09.15 WIB masuk beginian (iring-iringan mobil). Tolong klarifikasi," tulis keterangan unggahan akun tersebut.
Larangan melintas bagi kendaraan bermotor di kawasan Car Free Day biasanya berlaku sejak pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Arry Setyo Utomo mengatakan, peristiwa itu terjadi di sekitar kolong Simpang Susun Semanggi.
"Informasi awal TKP di sekitar kolong Semanggi arah Selatan (Jalan Gatot Subroto) sekitar pukul 09.20 WIB, namun belum diketahui masuk dari mana," kata Arry saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu.
Arry belum mengetahui siapa pengemudi ataupun penumpang yang berada di dalam rombongan tersebut.
Namun, Arry menegaskan bahwa di area ujung atau persimpangan jalan di titik Car Free Day biasanya selalu dijaga oleh aparat kepolisian.
Ia menegaskan, area Jalan Jenderal Sudirman adalah jalan protokol, sehingga penyelidikan peristiwa ini akan diambil alih oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
"Ada (penjagaan di ujung jalan CFD), terkait kenapa bisa lewat masih diselidiki. Jalan protokol itu ranah Polda Metro, saat ini masih dalam penyelidikan oleh Subdit Gakkum Polda Metro Jaya," ujarnya.
Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani menyebut pihaknya masih menelusuri informasi dalam video yang beredar.
Termasuk, melakukan pelacakan terhadap nomor polisi kendaraan yang melintas.
"Kami masih cek itu kejadian jam berapa dan apakah benar itu memang melintas di area CFD, termasuk juga itu (pelacakan pelat nomor), masih diverifikasi dan didalami dulu informasinya," tutur Ojo saat dihubungi melalui panggilan telepon.
Sumber: Kompas.com