Laporan : Lu'lu'ul Isnainiyah
SURYA.CO.ID, MALANG - Pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan hingga memicu krisis air bersih telah rampung dilakukan BPBD Kabupaten Malang.
Langkah mitigasi itu mencatat ada tujuh kecamatan dengan total 19 desa yang berpotensi membutuhkan pasokan air.
Penyaluran air bersih pun sudah mulai digelontorkan ke sejumlah kawasan terdampak dalam sepekan terakhir.
Bantuan air menyasar kawasan Desa Sumberagung dan Desa Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Selain itu, bantuan didistribusikan ke Desa Tumpakrejo Kecamatan Gedangan, Desa Karangkates Kecamatan Sumberpucung, hingga Desa Sumberoto Kecamatan Donomulyo.
Baca juga: Kapolda Jatim Turun Langsung Tanam Bawang Putih di Wagir Malang
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang, Purwoto menjelaskan dropping kebutuhan air bersih dilakukan sesuai permintaan.
Namun pengiriman harus melalui standar operasional prosedur (SOP) dari BPBD Kabupaten Malang.
"Sampai kemarin Sabtu total air yang kami distribusikan mulai 8 sampai 22 Agustus sebanyak 343.800 liter untuk lima desa di empat kecamatan," kata Purwoto.
Menurut data yang tercatat, total penerima manfaat dari bantuan air bersih itu mencapai 5.766 KK.
Baca juga: Kapolda Jatim Turun Langsung Tanam Bawang Putih di Wagir Malang
Untuk mendapatkan bantuan air bersih syaratnya ; Kepala Desa mengetahui Camat setempat bersurat yang ditujukan kepada BPBD Kabupaten Malang dengan tembusan Bupati Malang.
Kemudian, BPBD akan mensurvei lokasi dan melakukan asesmen dari laporan itu.
"Jika dinilai layak, baru kami distribusikan air bersih," skata Purwoto.
Dirinya memastikan pada musim kemarau ini akan terus memantau wilayah yang mengalami bencana kekeringan.
Bahkan, pihaknya sudah memetakan wilayah mana saja yang berpotensi mengalami krisis air bersih.
Baca juga: 22 Kabupaten/Kota di Jatim Terdampak Kekeringan, 3 Daerah Berstatus Tanggap Darurat
Dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang, tujuh kecamatan dengan 19 desa berpotensi untuk pendistribusian air bersih.
Tujuh kecamatan yang dimaksud antara lain Kecamatan Kalipare, Kecamatan Donomulyo, dan Kecamatan Sumberpucung.
Selain itu ada Kecamatan Gedangan, Kecamatan Bantur, Kecamatan Pakis, hingga Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Kurang lebih ada 19 desa yang telah dipetakan oleh petugas di lapangan.
"19 desa itu sudah diasesmen dan punya potensi untuk dilakukan distribusi, tapi kembali lagi, kami menunggu surat permintaan resmi dari desa," pungkasnya.
Berikut adalah daftar 7 kecamatan di Kabupaten Malang yang berpotensi mengalami kekeringan dan krisis air bersih berdasarkan pemetaan BPBD: