Rapat di Hambalang, Prabowo Bahas Tindak Lanjut Penanganan Karhutla Kalimantan dan Gempa NTT
Theresia Felisiani August 24, 2026 07:21 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu petang (23/8/2026).

Rapat tersebut berlangsung hingga malam hari diikuti oleh sejumlah pejabat di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BIN Muhammad Herindra, para Kepala Staf Angkatan, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

“Hari Minggu, 23 Agustus 2026, sejak sore sampai dengan malam hari, Presiden Prabowo Subianto memanggil beberapa menteri dan pejabat terkait untuk membahas beberapa isu strategis, bertempat di kediaman Hambalang, Jawa Barat,” dikutip dari Sekretariat Kabinet.

Pada rapat dengan Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan, Presiden membahas tindak lanjut instruksi penanganan gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan.

“Tindak lanjut instruksi mengenai dukungan yang telah diperintahkan untuk di distribusikan ke daerah Kalimantan dan NTT, khususnya yang melalui penerbangan udara,” tulisnya.

Baca juga: 9 Hari Pascagempa NTT, Presiden Prabowo Belum Juga Datang ke Lokasi Bencana, Ada Apa?

Adapun instruksi dukungan tersebut yakni, penambahan 17 pesawat water bombing ke Kalimantan, ketibaan 1.500 personel tambahan beserta perlengkapan perorangan untuk penanganan karhutla Kalimantan, pengiriman 200 pompa dan pipa bagian dari upaya pemadaman bawah tanah gambut.

“Lalu rekonstruksi dan penanganan warga terdampak gempa di NTT serta apresiasi terhadap gerak cepat personel TNI-Polri di berbagai sektor dan wilayah seluruh Indonesia,” pungkasnya.

 

Tinjau Lokasi Karhutla di Kalimantan Barat, Prabowo Tak Pakai Masker

Presiden RI, Prabowo Subianto terjun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (22/8/2026).

Pantauan di tayangan live kanal YouTube Sekretariat Presiden RI, Prabowo mengenakan pakaian safari warna khaki yang khas dengan penampilannya, berjalan menelusuri jalan setapak, dengan rimbun semak dan pohon di kanan kiri.

Ketua Umum Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) itu terlihat tidak memakai masker, sedangkan para petugas yang memadamkan api kebakaran mengenakan penutup muka dari kain maupun masker khas pemadam kebakaran, Full Face Mask Breathing Apparatus.

Ia hanya mengenakan topi warna biru tua dan kacamata hitam.

Di sekitar lokasi, tampak kabut asap berwarna putih masih menyelimuti.

PRABOWO TINJAU KARHUTLA - Dalam Foto: Presiden RI Prabowo Subianto meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (22/8/2026). Dalam kunjungan ini, Prabowo tampak tidak mengenakan masker.
PRABOWO TINJAU KARHUTLA - Dalam Foto: Presiden RI Prabowo Subianto meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (22/8/2026). Dalam kunjungan ini, Prabowo tampak tidak mengenakan masker. (Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden)

Prabowo berjalan didampingi Sekretaris Kabinet RI (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara RI (Mensesneg) Prasetyo Hadi beserta rombongan.

Dalam momen tersebut, Prabowo melambaikan tangan kepada para petugas, dan sejumlah petugas pemadam kebakaran juga terlihat menyalami Prabowo.

Prabowo juga sempat berbincang-bincang dengan beberapa petugas Direktorat Samapta Polda Kalbar, sembari menepuk punggung salah satu petugas, seolah memberikan apresiasi. Namun, tidak terdengar percakapan mereka.

Adapun agenda kunjungan Prabowo ke Kalimantan juga diumumkan melalui unggahan di akun resmi Sekretariat Kabinet RI di media sosial Instagram  @sekretariat.kabinet, Sabtu (22/6/2026) pagi.

Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa Prabowo bertolak ke Kalimantan untuk mengecek dan memimpin langsung penanganan serentak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

PRABOWO TINJAU KARHUTLA - Dalam Foto: Presiden RI Prabowo Subianto meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (22/8/2026). Dalam kunjungan ini, Prabowo tampak tidak mengenakan masker.
PRABOWO TINJAU KARHUTLA - Dalam Foto: Presiden RI Prabowo Subianto meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (22/8/2026). Dalam kunjungan ini, Prabowo tampak tidak mengenakan masker. (Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden)

Sehari sebelumnya atau Jumat (21/8/2026), Prabowo disebut telah menginstruksikan para pejabat utama TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat menangani karhutla di empat provinsi terdampak di Kalimantan.

Pembagian tugas dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu, dan serentak, dengan rincian sebagai berikut:

Di Kalimantan Barat: Panglima TNI dan Kapolri.
Di Kalimantan Tengah: KSAD dan Wakapolri.
Di Kalimantan Selatan: KSAL dan Astamaops Polri.
Di Kalimantan Timur: Wakil Panglima TNI dan Komandan Korps Brimob Polri.

Prabowo juga menginstruksikan agar penanganan karhutla dilakukan secepat dan seoptimal mungkin sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.

 

Istana Pastikan Prabowo Segera ke NTT

Istana Kepresidenan memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan segera bertolak ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) usai dilanda gempa magnitudo 7,7.

Kepastian rencana lawatan Prabowo tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri sebuah acara di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Prasetyo menyebut bahwa agenda rencana kunjungan Presiden Prabowo ke NTT tersebut saat ini sedang dimatangkan oleh pihak Istana.

"Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat," ujar Prasetyo.

Baca juga: Terisolir! Warga di Palue Sikka Terpaksa Makan Ubi, Jalan Kaki 5 KM demi Ambil Bantuan

Meski demikian, Prasetyo belum memberikan detail spesifik mengenai tanggal keberangkatan.

Saat ditanya apakah Prabowo akan terbang ke NTT pada esok atau lusa, ia tidak merinci lebih lanjut karena jadwal teknis masih dalam tahap persiapan.

“Insyaallah pasti akan ke sana,” tutupnya.

Sebagai informasi, gempa bumi utama yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur, terjadi pada Sabtu (15/8/2026) lalu dengan kekuatan magnitudo 7,7.

 Berdasarkan pemutakhiran data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dampak kerusakan dan korban jiwa akibat gempa tersebut cukup masif.

Berikut rinciannya:

  • Korban meninggal dunia 83 jiwa
  • Korban luka-luka 986 orang
  • Warga mengungsi 110.785 jiwa
  • Kerusakan bangunan 44.946 unit rumah rusak (17.176 di antaranya berstatus rusak berat).

Selain itu, BNPB juga mencatat aktivitas kegempaan yang masih tinggi di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, tercatat telah terjadi sebanyak 4.258 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.