Persib Bandung Buka Suara soal Stadion GBLA yang Belum Siap Dipakai Play-off ACL Two
Rheina Sukmawati August 24, 2026 08:47 AM

TRIBUNJABAR.ID - PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) buka suara terkait kondisi terkini Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang belum siap digunakan dalam fase play-off atau preliminary stage ACL Two 2026/2027.

Stadion GBLA yang berlokasi di Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, merupakan markas dari Persib Bandung.

Namun, sejak melakoni turnamen pramusim Piala Presiden 2026, Persib Bandung memilih Stadion Si Jalak Harupat yang berlokasi di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat sebagai tuan rumah.

Stadion Si Jalak Harupat juga akan digunakan dalam pertandingan play-off ACL Two 2026/2027 antara Persib Bandung vs Manila Digger pada Senin, 31 Agustus 2026.

Manajemen Persib Bandung mengungkapkan, kondisi Stadion GBLA saat ini masih dalam proses pemeliharaan.

"Keputusan tersebut diambil untuk memberikan ruang yang optimal bagi proses pemeliharaan dan pemulihan rumput GBLA, sekaligus memastikan stadion berada dalam kondisi terbaik ketika Persib memulai kompetisi Super League 2026/2027 menghadapi PSM Makassar pada 6 September mendatang," tulis manajemen Persib Bandung dalam pernyataan resminya, Minggu (23/8/2026).

Dengan adanya berbagai pertimbangan termasuk kondisi terkini lapangan Stadion GBLA, Persib Bandung kemudian memilih Stadion Si Jalak Harupat sebagai opsi paling tepat saat ini.

STARTING XI - Starting XI Persib Bandung saat melawan DPMM FC dalam laga kedua Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Selasa (28/7/2026) malam. Persib Bandung menang 1-0.
STARTING XI - Starting XI Persib Bandung saat melawan DPMM FC dalam laga kedua Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Selasa (28/7/2026) malam. Persib Bandung menang 1-0. (Tribun Jabar/Raymond S)

Baca juga: Persib Dikaitkan dengan Jebolan Barcelona dan Olympique Lyon, Gantikan Ramon dan Lapis Teja?

"Persib tidak ingin memaksakan penggunaan GBLA ketika proses pemeliharaan rumput masih berlangsung," tulis Persib Bandung.

Terlebih lagi, Persib Bandung akan menggunakan Stadion GBLA sebagai markas untuk empat kompetisi di musim 2026/2027.

Selain Super League dan ACL Two, dua kompetisi lainnya adalah ASEAN Club Championship (ACC) dan League Cup.

"Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen klub untuk memastikan GBLA berada dalam kondisi terbaik saat digunakan sebagai kandang Persib di empat kompetisi musim 2026/27 ini," tutur Persib Bandung.

Manajemen Persib Bandung menuturkan, pihaknya bertanggung jawab dalam memastikan stadion sudah dalam kondisi benar-benar siap menyambut musim panjang 2026/2027.

"Kami ingin GBLA dapat menjadi rumah Persib yang nyaman dan memberikan kondisi terbaik bagi tim maupun Bobotoh sepanjang kompetisi," tulis Persib Bandung.

Lebih lanjut, Manajemen Persib Bandung mengaku memahami bagaimana Stadion GBLA memiliki kedekatan emosional tersendiri dengan tim maupun Bobotoh.

Oleh karenanya, Persib Bandung melakukan pertimbangan panjang hingga akhirnya memutuskan merubah venue pertandingan melawan Manila Digger.

"Kami percaya bahwa memberikan waktu yang cukup bagi proses pemeliharaan GBLA merupakan langkah yang tepat agar stadion ini siap digunakan secara optimal untuk kompetisi Super League," tulis Persib Bandung.

Laga Tanpa Penonton

Adapun, pertandingan Persib Bandung vs Manila Digger nantinya akan digelar tanpa penonton.

Hal itu karena Persib Bandung harus menjalani sanksi disipliner dari AFC sebagai konsekuensi dari insiden pada pertandingan babak 16 besar melawan Ratchaburi FC musim lalu.

BERLATIH - Para pemain Persib melakukan latihan di Bali menjelang musim baru.
BERLATIH - Para pemain Persib melakukan latihan di Bali menjelang musim baru. (Dok. Persib)

"Persib menghormati keputusan dan regulasi AFC yang berlaku serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan kualitas penyelenggaraan pertandingan," tulis Persib Bandung.

Persib Bandung sendiri berharap agar laga ini bisa dihadiri langsung oleh para Bobotoh. Tetapi, mereka harus tetap melaksanakan sanksi tersebut dengan penuh tanggung jawab.

"Pertandingan tanpa penonton tentu bukan kondisi yang kami harapkan, karena dukungan langsung Bobotoh selalu memberikan energi yang luar biasa bagi tim."

"Namun, kami akan menjalankan ketentuan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan menjadikannya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan," tulis Persib Bandung.

Meskipun tidak bisa dihadiri secara langsung, Persib Bandung berharap Bobotoh bisa tetap memberikan dukungan positif kepada tim mengingat hal itu penting dalam perjuangan membawa nama Bandung di kompetisi Asia.

Baca juga: Daftar Nilai Pasar Sementara Klub Super League, Persib Bandung Bukan yang Paling Tinggi

"Manajemen PT PBB memahami Bobotoh selalu ingin berada di sisi tim, terutama ketika Persib bertanding di level Asia. Kali ini situasinya berbeda, tetapi dukungan tetap dapat diberikan dengan cara yang positif."

"Kami berharap Bobotoh terus memberikan energi terbaik bagi tim dan bersama-sama menjaga nama baik Persib," tulis Persib Bandung.

Kini, Persib Bandung pun akan menjadikan laga melawan Manila Digger sebagai kesempatan memberikan performa terbaik ke fase berikutnya di ACL Two 2026/2027.

"Perubahan venue dan pertandingan tanpa penonton tidak boleh mengurangi semangat PERSIB untuk memberikan yang terbaik."

"Tim akan tetap berjuang dengan penuh tanggung jawab, menghormati regulasi, dan terus berkembang dalam setiap kesempatan membawa nama Persib, Bandung, dan Indonesia di level Asia," tandas Persib Bandung.

Sebagai informasi, play-off ACL Two 2026/2027 ini berlangsung dengan format single-match.

Artinya, pemenang dari laga pada 31 Agustus mendatang akan langsung mengamankan tiket ke babak penyisihan grup, bergabung dengan Grup E.

Grup E sendiri sudah dihuni oleh tiga tim lain berdasarkan drawing atau pengundian, yakni Seoul FC (Korea Selatan), Melbourne Victory (Australia) dan The Cong-Viettel (Vietnam).

Kemudian, tim yang kalah akan berlaga di AFC Challenge League (ACGL) yang merupakan kompetisi antar-klub tingkat ketiga di Asia.

Babak penyisihan grup ACL Two 2026/2027 sendiri akan berlangsung mulai 15 September 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.