Kasus Pembunuhan Salma di Enrekang, Rumah Terduga Pelaku Diamuk dan Dibongkar Massa
Khistian Tauqid August 24, 2026 10:07 AM

TRIBUNBATAM.id - Kemarahan warga meluap usai terungkapnya dugaan pembunuhan terhadap Salma (44). 

Warga mengepung dan merusak rumah terduga pelaku di Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (22/8/2026) dini hari. 

Sejumlah warga membongkar dinding kayu rumah dan melempar perabotan ke luar, meski aksi pembakaran berhasil dicegah aparat kepolisian.

Kapolsek Anggeraja Iptu Talli membenarkan bahwa rumah tersebut menjadi sasaran kekesalan warga setelah terduga pelaku diamankan ke markas kepolisian.

“Iya begitu, meluapkan amarahnya. Kondisi rumah rusak dibongkar, tapi rumah kosong,” kata Talli saat dihubungi Tribun-Timur.com, Sabtu (22/8/2026).

Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena istri terduga pelaku berada di rumah orang tuanya, sedangkan orang tua terduga pelaku berada di Makassar. 

Petugas gabungan Polres Enrekang dan pemerintah setempat yang berada di lokasi berhasil meredam emosi warga agar tidak membakar bangunan.

“Tidak sampai dibakar. Kami memang ingatkan jangan dibakar karena jangan sampai api merambat ke rumah yang lain nantinya,” ujar Talli.

Iptu Talli meminta masyarakat menahan diri dan mempercayakan seluruh penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

“Kami minta kerja sama dari warga agar mempercayakan proses hukum yang berjalan kepada kepolisian dan tidak melakukan tindakan di luar hukum,” tegasnya.

Secara terpisah, Kapolres Enrekang mengimbau pihak keluarga dan kerabat korban untuk tetap tenang serta menyerahkan penanganan perkara kepada polisi.

"Proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalur Puncak Ciloto: 4 Orang Tewas, Satu Keluarga Asal Lampung Jadi Korban

Kronologi Penemuan Jasad Salma di Kebun

Aksi amuk massa ini bermula dari ditemukannya jasad Salma pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. 

Warga Kelurahan Sossok, Kecamatan Anggeraja tersebut ditemukan tak bernyawa di area perkebunan Dusun Banua, Desa Bungin, setelah dilaporkan hilang selama dua hari.

Salah seorang warga setempat, Nardi, menceritakan bahwa masyarakat sebelumnya sempat menyebarkan informasi kehilangan korban di media sosial.

“Memang warga sempat cari karena sudah dua hari hilang. Di-posting-posting juga di media sosial,” katanya.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di area perkebunan sebelum akhirnya dipastikan sebagai Salma.

Polisi Amankan Terduga Pelaku

Kasat Reskrim Polres Enrekang AKP Dodie Ramaputra mengonfirmasi indikasi tindak pidana dalam kematian korban.

“Iya benar, diduga korban pembunuhan. Saat ini masih kami dalami,” katanya.

Saat ini, kepolisian telah mengamankan satu orang terduga pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Terduga pelaku sudah kami amankan di Polres. Sementara kami pemeriksaan, nanti kami sampaikan hasilnya,” ujar Dodie.

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.