TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sopir mobil Pajero berinisial MA (26) yang diduga menjadi pemicu kecelakaan mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diamankan polisi, Senin (24/8/2026).
Saat ini, mobil Pajero DP 130 BY tersebut tampak berada di halaman kantor Mapolsek Wonomulyo.
Proses penanganan selanjutnya akan ditangani jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Polman.
Sopir Pajero berinisial MA saat itu berkendara dari arah Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), hendak menuju rumah keluarganya di Wonomulyo.
Baca juga: KPK Ungkap Rekayasa Kuota Haji 50:50 Murni Inisiatif Yaqut, Abaikan DPR & Negara Rugi Ratusan Miliar
Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Senin 24 Agustus 2026: Waspada Angin Kencang di Majene dan Polman
Saat berada di Desa Tumpiling, ia hendak berpindah jalur tanpa menyadari adanya mobil Damkar Polman di belakangnya.
"Sementara kita amankan untuk dimintai keterangan," ujar Kanit Laka Lantas Polsek Urban Wonomulyo, Aiptu Sabar, kepada wartawan.
Dia menyebut, dari hasil pemeriksaan, MA mengaku tidak menyadari dan mendengar sirine mobil Damkar di belakangnya.
MA pun langsung berbelok ke sisi kanan jalan hingga diduga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.
"Pengakuannya sopir dia tidak menyadari kalau ada mobil Damkar dari belakang, dia juga mengaku tidak mendengar suara sirine mobil," lanjutnya.
MA juga berdalih telah berusaha memberi ruang agar mobil Damkar tetap dapat melintas.
Hanya saja, saat bersamaan, tiba-tiba muncul pemotor dari arah berlawanan hingga membuat mobil Damkar tidak terkendali.
Setelah mobil Damkar melewati mobil Pajero tersebut, dari arah berlawanan muncul pengendara sepeda motor.
Mobil Damkar tersebut berusaha menghindari pengendara sepeda motor. Namun, mobil oleng dan terguling di jalan.
Sabar menyebut penanganan kasus kecelakaan ini selanjutnya diserahkan kepada Satlantas Polres Polman.
Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat diamankan di Polsek Urban Wonomulyo.
"Penanganan kasusnya kita serahkan ke Polres, sementara barang bukti kedua kendaraan kita amankan di Polsek," pungkasnya.
Tujuh personel Damkar Polman tersebut tampak terbaring di ruang perawatan Unit Gawat Darurat (UGD) RS Pratama Wonomulyo.
Mereka mengalami luka lecet pada bagian kaki dan tangan. Ada juga yang mengalami luka pada bagian kepala.
Saat kejadian, tujuh petugas Damkar tersebut berada di atas mobil armada yang terguling di Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo.
Empat personel berada di bagian kursi depan mobil bersama sopir, sementara sisanya berada di bagian belakang.
Saat armada Damkar terguling, sejumlah personel terlempar ke pinggir jalan di lokasi kejadian.
Mereka kemudian dievakuasi warga ke RS Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Ada yang luka berat, kini sudah ditangani di UGD, yang tujuh petugas ini semuanya luka-luka,” kata anggota Damkar Polman, Jay, kepada wartawan.
Dia menyebut satu regu petugas Damkar yang berjumlah tujuh orang tersebut sudah mendapatkan penanganan medis.
Mereka telah dipasangi infus oleh petugas medis. Sejumlah personel juga sudah sadarkan diri meski tampak lemas. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli