Motif Maulana Bunuh Anaknya yang Berkebutuhan Khusus, 9 Bulan Akting, Peran Istri Kini Disorot
Ardhi Sanjaya August 24, 2026 01:03 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akting Maulana atau MRP terbongkar dalam kasus pembunuhan anak kandung, Julia Risky Ramadiana (11). Alih-alih sedih atas kematian anaknya yang berkebutuhan khusus, ternyata Maulana lah yang menjadi tersangka.

Kasus kematian Julia akhirnya berhasil diungkap polisi.

Jasad Julia Risky Ramadiana ditemukan di semak-semak pinggi jalan Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke pada Senin 27 Oktober 2025.

Dalam kasus kematian Julia, Maulana berhasil mendapat sorotan dari masyarakat.

Dia dinilai begitu tabah menghadapi rasa sakitnya kehilangan putri sendiri.

Ia pun gencar menyuarakan keadilan bagi kasus kematian Julia Risky Ramadiana.

Dalam video beredar Maulana tampak berbicara.

"Terima kasih atas kalian semua yang mau berpartisipasi di acara yang indah ini, saya tidak menyangka kalian semua sangat peduli dengan apa yang terjadi di keluarga kecil saya. Sama-smaa merasakan duka yang saya rasakan," katanya.

Ia tampak seperti berusaha menahan tangis.

"Saya berdiri di atas ini, sebagai percontohan pertama dari kasus luar biasa seperti ini. Kebiadaban seperti ini hanya bisa dilawan dengan kita saling peduli satu sama lain, sapa tetanggamu, dia saudara pertamamu," katanya.

Maulana menyuarakan untuk merajut kebersamaan demi menjaga agar tak ada lagi kasus seperti yang dialami Julia.

"Jikalau bapak ibu sekalian bisa bersatu semua, kita mengamankan diri masing-masing biar tidak ada Julia Risky, Julia Risky lagi yang jadi korban kebiadaban," katanya.

Bahkan Maulana juga mengucapkan rasa terimakasihnya pada kepolisian yang menangani kasus tersebut.

Baca juga: Kronologi Ayah Bunuh Anak Disabilitas Terkuak, Pelaku Sempat Akting Tangisi Kematian Korban

"Terimakasih kepolisian sangat membantu untuk menyelesaikan kasus ini," katanya.

Sembilan bulan berlalu, polisi justru menemukan fakta sampai akhirnya menetapkan Maulana sebagai tersangka pembunuhan Julia.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga menjelaskan bahwa Julia merupakan anak berkebutuhan khusus.

"Kesehariannya berkomunikasid dengan bahasa isyarat. Korban ditemukan dengan sejumlah luka pada tubuhnya," katanya.

Saat ditemukan, Julia dilaporkan menjadi korban pencurian dan penculikan.

"Namun penyidik tidak berhenti sampai di situ. Kami mendalami fakta lain," katanya.

Selama sembilan bulan lamanya, polisi melakukan pemeriksa saksi, pemeriksaan orang yang berkaitan dengan peristiwa, pemeriksaan tempat kejadian perkara, pemeriksaan barang bukti, tes urine, kedokteran forensik, eksumasi, DNA forensik, digital forensik, deteksi khusus forensik, psiskologi klinis.

Sampai penyidik menyimpulkan bahwa Maulana merupakan pelaku pembunuhan Julia.

Menurut Leonardo, motif Maulana butuh Julia karena masalah keluarga.

"Memiliki motif adanya persoalan internal dalam keluarga sehingga tersangka melakukan tindakan kekerasan terhadap anak," jelasnya.

AKBP Leonardo Yoga menjelaskan masalah keluarga Maulana juga diungkap saksi.

Ia mengatakan bahwa Maulana memang sudah menyusun rencana untuk membunuh Julia.

"Ada perencana yang dilakukan tersangka, itu dibuktikan oleh keterangan ahli deteksi forensik yang membuat penyidik berkeyakinan bahwa tersangka melakukan perbuatannya dengan terencana. Begitu juga dengan berbagai bukti digital forensik," katanya.

Selain itu polisi mengatakan saat hari pembunuhan, Maulana juga dalam pengaruh ganja.

"Diduga kuat saat kejadian tersangka dalam pengaruh narkotika jenis ganja, yang dapat kita buktikan dengan hasil pemeriksaan urine tanggal 28 Oktober atau satu hari setelah kejadian, dinyatakan yang bersangkutan positif mengkonsumsi narkotika jenis ganja," katanya.

Julia Risky Ramadiana rupanya masih memiliki ibu.

Istri dari Maulana ini, RW, kini masih berstatus saksi.

"Saat ini status istri dari saudara M, RW, statusnya masih saksi. Itu yang bisa kami jawab saat ini, penyidikan masih berlangsung. Artinya ini hanya sebatas awal kami masih mengumpulkan dan mendalami berbagai alat bukti," katanya.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.