Pemprov Papua Tengah Siagakan Helikopter untuk Penanganan Karhutla
Astini Mega Sari August 24, 2026 01:14 PM


Laporan Wartawan Trubun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Pemprov Papua Tengah akan menyediakan helikopter untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Langkah strategis tersebut disampaikan Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, dalam rilis pers setelah Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Penanggulangan Karhutla yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Minggu (23/8/2026) malam.

Untuk menindaklanjuti kesiapan teknis di lapangan, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, mengatakan Pemprov Papua Tengah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Puncak Nyaris Hanguskan RSUD Ilaga, Pasien Panik dan Dievakuasi ke Puskesmas

Baca juga: Kabut Asap Selimuti Nabire, BMKG: Potensi Kebakaran Sangat Tinggi

Langkah tersebut diambil untuk memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal ketika potensi titik api mulai bermunculan.

"Terkait skema implementasi dan eksekusi teknis di lapangan, kami masih menunggu arahan serta petunjuk pelaksanaan lebih lanjut," ujar Victor kepada awak media, usai pelaksanaan apel pasukan kesiapsiagaan penanggulangan Karhutla pada Senin (24/8/2026).

Terkait penyediaan armada udara, Victor menjelaskan bahwa Pemprov Papua Tengah akan segera berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pengelola bandara setempat.

Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan ketersediaan, kelayakan, dan kesiapan operasional helikopter yang akan disiagakan untuk penanganan darurat, baik melalui pemantauan udara maupun pemadaman.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak penerbangan dan pengelola bandara terkait kesiapan fasilitas helikopter yang ada di wilayah ini. Yang pasti, Pemprov Papua Tengah berkomitmen mengambil langkah-langkah konkret dan terukur demi mengamankan wilayah kita dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Victor berharap upaya penanggulangan karhutla selama musim kemarau dapat berjalan optimal sehingga dampak kerusakan lingkungan di Papua Tengah dapat diminimalkan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.