TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Beredar video warga Jambi pergoki orang bakar lahan di pinggir jalan wilayah Jembatan Batanghari II.
Diketahui, belakangan bencana kabut asap terjadi di sejumlah wilayah termasuk Jambi.
Bahkan di Senin (24/8/2026) pagi, Jambi menduduki peringkat pertama wilayah dengan Indeks Kualitas Udara (AQI⁺) menyentuh angka 243, yang masuk dalam kategori Sangat Tidak Sehat.
Dari video yang dilihat Tribunjambi.com dari laman Instagram @cakapcuap.newsroom, lokasi pembakaran lahan dilakukan di kawasan Desa Niaso, Kecamatan Maro Sebo, Muaro Jambi.
Menurut keterangan pria dalam video, pembakar membawa bahan bakar untuk mempermudah menyulut api.
“Barusan nian aku lewat orang tu bawak bensin cuman dk sempet ngerekam, lokasi di Niaso (salah satu desa di kabupaten Muaro Jambi, red)” ungkap suara pia dalam video.
Dalam video terlihat video direkam dari arah Desa Niaso menuju Jembatan Batanghari II.
Baca juga: Projo Sebut Ada Upaya Adu Domba Prabowo-Jokowi, Budi Arie Minta Stop Bermanuver
Baca juga: Sejumlah Warga Jambi Sesak Napas Akibat Kabut Asap, Minta Sekolah Diliburkan
Di sebelah kanan jalan perekam, terlihat kebakaran dan asap tipis di lokasi kebakaran.
Belum diketahui kapan video direkam.
Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi 1 Januari-19 Agustus 2026, karhutla di Provinsi Jambi mencapai 658,29 hektare.
Berdasarkan catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Karhutla Provinsi Jambi, Muaro Jambi menyumbang 264,78 hektare atau sekitar 40,22 persen dari total luasan karhutla di Provinsi Jambi.
"Hingga pertengahan Agustus ini, luasan karhutla di Muaro Jambi tercatat mencapai 264,78 hektare atau menyumbang sekitar 40,22 persen dari total keseluruhan luasan terbakar di Provinsi Jambi," ujar Bachyuni Deliansyah, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Minggu (23/8/2026).
Kabupaten Sarolangun menempati posisi kedua dengan luas lahan terbakar mencapai 143,61 hektare atau 21,82 persen.
Selanjutnya, Kabupaten Batang Hari mencatat luasan karhutla sebesar 95,53 hektare atau 14,51 persen. (*)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Polda Jambi Dalami Kebakaran di Wilayah Konsesi
Baca juga: Kiki Syahnakri dan Menata Ulang Reformasi: Indonesia dalam Situasi Darurat KKN