‘Ide Enzo Maresca’ - Marc Guehi akhirnya angkat bicara mengenai penempatan tak terduga dirinya di lini tengah pada tengah pertandingan setelah Manchester City meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Bournemouth di Stadion Etihad, Minggu. Bek Inggris itu terbukti memainkan peran penting dalam mengubah arah laga Liga Primer setelah digeser ke peran jangkar di area sentral.
Masterstroke taktik Maresca
Manajer Manchester City, Enzo Maresca, membuat penyesuaian taktik yang mengejutkan dengan menurunkan bek tengah Inggris, Guehi, sebagai gelandang bertahan. Saat pemanasan, Guehi terlihat berlatih bersama empat pemain belakang, tetapi ketika wasit Jarred Gillett meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, menjadi jelas bahwa Maresca telah menyiapkan rencana berbeda.
Maresca mendorong Guehi lebih maju ke peran gelandang tengah untuk mengacaukan bentuk permainan Bournemouth dan membantu City mengendalikan tempo. Langkah tak terduga itu memberi keseimbangan yang lebih baik di tengah lapangan dan membantu tim tuan rumah merebut kembali kendali ketika mereka memulai kebangkitan.
Guehi menjelaskan bagaimana penyesuaian taktik itu terjadi setelah peluit akhir, dengan mengatakan kepada Sky Sports: “Itu hanya sebuah ide dari manajer, kami mengerjakannya sepanjang pekan. Kami mencoba hal-hal yang berbeda, mencoba solusi-solusi berbeda untuk tim. Saya senang hari ini pada akhirnya itu membuahkan hasil.”
Guehi menikmati peran baru
Saat Manchester City memberikan tekanan besar kepada blok pertahanan Bournemouth pada fase akhir pertandingan, ketenangan Guehi saat menguasai bola dan kesadaran bertahannya memungkinkan para pemain menyerang untuk bergerak lebih jauh ke depan, yang pada akhirnya ikut berkontribusi pada gol-gol telat yang memastikan raihan tiga poin penuh.
Kemenangan itu menyoroti fleksibilitas taktik Maresca sekaligus versatilitas Guehi, dengan pemain internasional Inggris tersebut menawarkan nilai taktik nyata di luar peran tradisionalnya sebagai bek tengah. Statistiknya menegaskan penampilan impresif itu, karena ia memenangi ketiga tekel yang dilakukannya — lebih banyak daripada pemain mana pun di lapangan — sambil mencatat akurasi 94.9% dari 59 operan dan memenangi delapan dari 11 duel.
Saat ditanya mengenai perpindahan posisi yang mengejutkan itu, Guehi mengatakan kepada BBC: “Saya menikmatinya semata-mata karena saya mendapat begitu banyak bantuan dari banyak orang. Ketika Anda memiliki itu, Anda merasa nyaman untuk masuk ke lapangan, bermain, dan melakukan apa yang bisa Anda lakukan untuk tim.” Lalu ketika ditanya di mana ia memperkirakan akan bermain pekan depan, Guehi berseloroh: “Siapa yang tahu? Mungkin di depan. Kita lihat saja.”
Maresca bersiap menyambut kedatangan Bouaddi
Maresca memuji penampilan Guehi di lini tengah dan mengungkapkan bahwa ia sejak lama percaya pemain internasional Inggris itu mampu bermain di posisi tersebut. “Guehi belum pernah bermain sebagai gelandang, hari ini dia sangat bagus, jadi saya senang dengan usaha para pemain,” kata Maresca kepada BBC Match of the Day. “Terkadang Anda membayangkan sesuatu. Saya mengenal Marc dari Palace dan saya selalu berpikir dia bisa bermain sebagai gelandang karena dia sangat bagus. Jadi kami mencobanya selama beberapa hari dan saya pikir dia cukup bagus.”
Pelatih City itu juga mengakui eksperimen tersebut bisa menjadi solusi di lini tengah, meski perekrutan Ayyoub Bouaddi dari Lille yang sudah dekat diperkirakan akan mengatasi kebutuhan di posisi itu. Gelandang berusia 18 tahun tersebut disebut akan bergabung dengan City dengan nilai transfer £86m dan pada akhirnya bisa berduet dengan Elliot Anderson di jantung lini tengah.
Hart mendukung pembangunan ulang City
Mantan kiper Manchester City, Joe Hart, menilai peran Guehi di lini tengah merupakan eksperimen yang menarik, tetapi kecil kemungkinan menjadi solusi jangka panjang, terutama dengan Bouaddi yang akan segera datang. “Anderson dan Guehi adalah kombinasi yang menarik di lini tengah, tetapi itu tidak akan menjadi hal jangka panjang, terutama dengan Bouaddi yang akan datang,” kata Hart.
Ia menambahkan bahwa Maresca masih mencoba berbagai kombinasi ketika City menjalani pembangunan ulang besar-besaran, namun menegaskan bahwa meski banyak perubahan dilakukan, klub tetap berada di bawah tekanan untuk menghasilkan hasil positif.