BANGKAPOS.COM, BANGKA — Puluhan regu mengenakan berbagai atribut dan atraksi tampil di pawai pembangunan di Kabupaten Bangka Barat, Senin (24/8/2026).
Dengan rute seputaran Kota Mentok peserta regu dari tingkat SD hingga peserta umum berkeliling menampilkan kreasi masing, baik dari segi kostum hingga kendaraan yang dihias semenarik mungkin.
Panggung kehormatan di Lapangan Golf Mentok jadi salah satu titik bagi masing-masing regu untuk unjuk kebolehan, mulai dari yel-yel, menari dan bernyanyi hingga masih banyak lagi.
Sementara itu, masyarakat yang penonton karnaval juga tersebar di sepanjang rute juga tampak antusias menonton meski harus berhadapan dengan teriknya panas matahari.
Total ada sebanyak 50 regu yang mengikuti pawai/karnaval pembangunan tingkat Kabupaten Bangka Barat tahun 2026 di Kota Mentok.
Adapun rinciannya yakni terdiri dari 8 regu jalan kaki SD, 5 regu jalan kaki SMP, 5 regu jalan kaki SMA, 3 regu instansi dan 8 regu kategori umum.
Selain itu, untuk sepeda hias diikuti sebanyak 5 regu yakni 4 regu tingkat SD dan 1 regu tingkat SMP. Kemudian, untuk motor biasa diikuti oleh 2 regu tingkat SMA. Lalu, yang paling banyak adalah mobil hias yang diikuti oleh sebanyak 14 regu kategori umum.
Bupati Bangka Barat, Markus mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat di pawai pembangunan HUT ke-81 RI ini sangat terlihat dari jumlah peserta yang cukup banyak tahun sebelumnya meski cuaca panas terik.
“Hari ini suasana karnaval kita lihat tadi pesertanya cukup banyak, ada 50 (regu-red),” kata Markus.
Oleh karena itu, dirinya berharap supaya acara-acara seperti ini dapat mengangkat UMKM di Kabupaten Bangka Barat dan geliat perekonomian masyarakat.
“Harapan kita kalau bisa makin tahun makin baik. Pesertanya makin banyak makin bagus,” ucapnya.
Dirinya pun turut mengapresiasi regu-regu peserta yang dalam karnavalnya banyak mengangkat tema-tema tentang program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan masih banyak lagi.
“Harapannya program-program ini dapat dikelola lebih baik lagi kedepannya. Dan kita awasi program langsung dari pusat itu,” ujarnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)