Mentok di 16 Besar Kejuaraan Dunia 2026, Cara Tak Biasa Jonatan Christie Kudeta Ranking 1 BWF
Muhammad Nursina Rasyidin August 24, 2026 05:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie bakal segera menempati peringkat satu dunia di ranking BWF, meskipun langkahnya terhenti di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Keberhasilan Jonatan Christie alias Jojo menyegel status tunggal putra terbaik dunia jelas menciptakan sejarah.

Hal ini mengingat tidak ada satupun sosok pebulu tangkis Indonesia yang bermain di nomor tunggal putra yang menyandang predikat tersebut dalam kurun waktu yang cukup lama.

Jika menilik sejarahnya, tunggal putra Indonesia terakhir yang pernah menyabet status tersebut ialah Taufik Hidayat.

Ya, Taufik Hidayat yang kala itu masih berusia 19 tahun mampu mengukuhkan diri sebagai tunggal putra terbaik dunia.

Baca juga: Usai Raih Perak Kejuaraan Dunia BWF 2026, Aaron Chia/Soh Wooi-yik Lempar Kode Ingin Terus Berpartner

Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu menyegel status peringkat terbaik dunia pada tanggal 25 Agustus 2000.

Alias tepatnya setelah Taufik Hidayat menjadi runner-up atau finalis di turnamen All England pada tahun tersebut.

Atlet tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat
Atlet tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat (Dok : PB Djarum)

Setelahnya, belum ada sosok pebulu tangkis tunggal putra Indonesia yang bisa menyamai catatan Taufik Hidayat di ranking BWF.

Pebulu tangkis seperti Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Hayom Rumbaka, hingga Anthony Sinisuka Ginting nyatanya tidak pernah mampu menduduki peringkat satu dunia, sekalipun pernah berjaya pada masanya.

Hingga akhirnya, Jonatan Christie justru mampu mengakhiri momen penantian Indonesia yang sudah lama tidak melihat jagoannya menempati ranking pertama dunia di nomor tunggal putra.

Penantian lama yang selama ini dirasakan nomor tunggal putra akhirnya pecah setelah Jonatan Christie diproyeksikan bakal menduduki ranking pertama BWF setelah berakhirnya Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Kepastian Jonatan Christie Tempati Ranking Satu Dunia

Perjalanan Jojo untuk bisa berada di peringkat satu dunia nomor tunggal putra, jelas tidak bisa diciptakan dalam waktu sekejap.

Pebulu tangkis yang kini berstatus non-pelatnas itu tentu juga merasakan momen jatuh bangun sebelum merasakan kebanggaan tersebut.

Bahkan, di ajang Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang baru berakhir pada Minggu (23/8/2026), Jojo harus mengubur harapannya untuk menjadi yang terbaik, lantaran keok di babak 16 besar.

Di babak tersebut, langkah Jojo dihentikan oleh Rasmus Gemke (Denmark) dengan skor 21-11, 12-21 dan 18-21.

Kekalahan dalam perebutan tiket perempat final jelas menjadi pukulan telak bagi Jojo maupun kontingen Indonesia, khususnya dari nomor tunggal putra.

Beruntungnya, kekalahan tersebut tidak menunda kesempatan Jojo untuk menisbatkan diri sebagai tunggal putra terbaik dunia.

Satu-satunya penyebab Jojo berhak naik ke peringkat pertama dunia, lantaran kekalahan diderita Chou Tien Chen selaku rival terdekatnya saat bertemu Kodai Naraoke di semifinal Kejuaraan Dunia 2026.

Kekalahan yang dialami Chou Tien Chen itulah yang menjadi kunci melesatnya peringkat Jojo ke ranking satu dunia.

COMEBACK GEMILANG - Jonatan Christie menunjukkan mental juara saat memastikan langkah ke perempat final China Open 2026. Sempat kehilangan gim pertama, tunggal putra andalan Indonesia itu bangkit dan membalikkan keadaan untuk menyingkirkan wakil Singapura, Loh Kean Yew, dengan skor 12-21, 21-6, 21-13 di Olympic Sports Center Gymnasium, China, Kamis (23/7/2026). dok: PBSI
COMEBACK GEMILANG - Jonatan Christie menunjukkan mental juara saat memastikan langkah ke perempat final China Open 2026. Sempat kehilangan gim pertama, tunggal putra andalan Indonesia itu bangkit dan membalikkan keadaan untuk menyingkirkan wakil Singapura, Loh Kean Yew, dengan skor 12-21, 21-6, 21-13 di Olympic Sports Center Gymnasium, China, Kamis (23/7/2026). dok: PBSI (Tribunnews.com/Dok: PBSI)

Berdasarkan proyeksi ranking BWF setelah selesainya Kejuaraan Dunia 2026, Jojo bakal naik ke peringkat pertama dengan koleksi 87.631 poin.

Jojo mengungguli Christo Popov selaku pemenang Kejuaraan Dunia 2026 yang diprediksi masih berada di peringkat kedua dengan raihan 87.002 poin.

Dengan status peringkat satu dunia, peluang sekaligus tantangan yang dihadapi Jojo tentu bakal semakin berat kedepannya.

Apalagi jarak poin antara dirinya dengan pesaingnya di ranking BWF tergolong tipis, Jojo jelas harus membuktikan diri bahwa ia layak menyandang predikat tersebut.

Dan salah satu bukti yang harus ditampilkan Jojo ialah bermain baik dan konsisten di setiap turnamen, serta mampu memenangkan apapun ajang yang ia ikuti kedepannya.

Selama tahun 2026, prestasi terbaik yang diukir Jojo hanyalah menjadi runner-up di ajang Indonesia Open 2026.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.