TRIBUNJAKARTA.COM - Dini hari di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, berubah mencekam setelah kebakaran melanda sebuah rumah kost sekaligus tempat usaha fotokopi di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Minggu (23/8/2026).
Kebakaran tersebut menewaskan empat orang. Satu orang lainnya mengalami luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Tebet.
Perwira Piket Sektor VII Kebayoran Baru, Ruwanto, S.H., mengatakan petugas menerima laporan kebakaran dari Jakarta Siaga 112 pada pukul 03.20 WIB.
"Mas Salman sekitar pukul 03.15 mendengar suara teriakan kebakaran dari kost sebelah dan asap masuk ke dalam kamar kostnya. Penghuni kost kemudian keluar dan menyelamatkan diri bersama rekannya," kata Ruwanto dalam laporan kejadian.
Menurut Ruwanto, dugaan sementara kebakaran terjadi dari bagian kost sebelah, tepatnya di area bawah ruang mesin fotokopi.
Petugas pemadam kebakaran kemudian bergerak menuju lokasi. Unit pertama berangkat pada pukul 03.22 WIB dan tiba di lokasi enam menit kemudian, yakni pukul 03.28 WIB.
"Awal pemadaman pukul 03.30 WIB," ujar Ruwanto.
Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 04.30 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan mulai pukul 05.02 WIB hingga operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 06.03 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Keempat korban yakni Rini Astuti (68), perempuan; Sugi Hartono (77), laki-laki; Reza Ponti Wicaksana (40), laki-laki; serta seorang penghuni kost berjenis kelamin laki-laki yang identitasnya masih belum diketahui.
Sementara itu, satu orang bernama Gabriel, 25 tahun, mengalami luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Tebet untuk mendapatkan penanganan medis.
Data petugas mencatat terdapat satu kepala keluarga dengan total tiga jiwa di lokasi kejadian.
Kebakaran melanda area dengan luas sekitar 30 meter x 20 meter atau 600 meter persegi. Dengan bangunan dua lantai, total luas area yang terdampak diperkirakan mencapai 1.200 meter persegi.
Objek yang terbakar merupakan rumah kost dan tempat usaha fotokopi.
Berdasarkan laporan sementara petugas, dugaan awal penyebab kebakaran adalah fenomena listrik. Namun, penyebab tersebut masih merupakan dugaan awal berdasarkan penanganan di lokasi.
Besarnya area yang terdampak membuat petugas mengerahkan kekuatan dalam jumlah besar.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, total 21 unit dikerahkan, terdiri atas 15 unit pompa, dua unit sumber air, dan empat unit penunjang.
Sebanyak 86 personel turut diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan penanganan di lokasi.
Pengerahan awal dilakukan dengan lima unit dan 18 personel. Seiring perkembangan situasi, jumlah armada dan personel kemudian ditambah hingga mencapai total pengerahan tersebut.
Petugas berhasil menyelesaikan seluruh operasi pemadaman pada pukul 06.03 WIB.
Petugas juga telah melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Kebakaran tersebut kini masih menjadi perhatian, terutama terkait penyebab pasti serta kerugian materi akibat terbakarnya bangunan kost dan tempat usaha fotokopi tersebut.