Peserta Karnaval di Pesanggaran Banyuwangi Tewas saat Karnaval Sound Horeg
Eko Darmoko August 24, 2026 07:35 PM

SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Bonari (48), peserta karnaval di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, tewas saat karnaval sound horeg, Minggu (23/8/2026) malam.

Kapolsek Pesanggaran AKP Agus Hari Widodo mengatakan, Bonari tewas saat rombongan karnaval hendak memasuki garis finis sekitar pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian di lapangan, Bonari sempat mengeluh sakit sebelum akhirnya tewas.

"Temannya sudah sempat membantu, sempat didudukkan di bak pikap."

"Setelah itu kondisinya sempat mendingan," kata Kapolsek kepada SURYAMALANG.COM, Senin (24/8/2026).

Setelah itu, Bonari kembali ikut dalam rombongan karnaval.

Baca juga: Kapal KMP Bontang Express II Terbakar di Sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Tak Ada Korban

Tapi tak lama kemudian ia mengaku lemas dan nyeri dada.

Karena kondisinya lebih parah dibanding sebelumnya, teman-teman Bonari langsung melarikannya ke Puskesmas terdekat.

"Dalam perjalanan itulah korban meninggal dunia," kata dia.

Dinyatakan meninggal dunia oleh petugas kesehatan begitu tiba di Puskesmas, jenazah Bonari langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.

"Tadi malam langsung dimakamkan," lanjutnya.

Di media sosial, sempat beredar kabar bahwa korban meninggal dunia setelah minum minuman keras.

Namun hal tersebut dibantah Kapolsek.

Menurut Agus, tak ada tanda-tanda minum minuman keras dari korban.

"Sebelum kegiatan sound itu kami juga menggelar sweeping."

"Saat itu kami memang temukan miras, tapi langsung kami sita," kata dia.

Agus mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan kondisi kesehatan masing-masing saat hendak mengikuti karnaval atau kegiatan sejenisnya.

"Memeriahkan memang boleh. Tapi keselamatan lebih penting," imbuh dia. 

Baca juga: Istri Sembunyikan Sabu-sabu dalam Kelamin, Hendak Diselundupkan untuk Suami di Lapas Banyuwangi

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.