BANGKAPOS.COM - Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat merilis prospek cuaca sepekan ke depan periode 24–30 Agustus 2026.
Meski fenomena El Nino membuat curah hujan secara umum menurun, dinamika atmosfer lokal memicu potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di 6 wilayah pada pertengahan pekan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi krisis air bersih dan risiko karhutla selama puncak kemarau.
Baca juga: Nikita Mirzani Tagih Utang Rp200 Juta ke Giorgio Antonio Pacar Sarwendah: Dia Bukan Orang Kaya
Simak rincian daftar wilayah yang bakal diguyur hujan serta imbauan lengkap BMKG di sini.
Stasiun Klimatologi Jawa Barat, BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Jawa Barat selama sepekan ke depan atau 24-30 Agustus 2026.
Berdasarkan prospek cuaca mingguan yang dirilis Stasiun Klimatologi Jawa Barat, curah hujan di wilayah Jawa Barat secara umum diperkirakan cenderung menurun dalam periode tersebut.
Stasiun Klimatologi Jawa Barat melalui akun Instagram @bmkg_jawabarat menjelaskan, kondisi tersebut berkaitan dengan analisis iklim global terkini yang menunjukkan adanya fenomena El Nino.
Dalam analisis BMKG, fenomena tersebut ditunjukkan oleh indeks NINO 3.4 sebesar +2,3 yang mengindikasikan potensi pengurangan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat.
Meski BMKG memprakirakan curah hujan secara umum menurun, Stasiun Klimatologi Jawa Barat menyebut masih terdapat sejumlah dinamika atmosfer yang dapat mendukung suplai uap air dan pertumbuhan awan konvektif secara lokal.
BMKG mencatat suhu muka laut masih relatif hangat di sebagian perairan Indonesia, sementara kelembapan udara pada lapisan 850 milibar (mb) relatif masih lembap dengan kisaran 30-95 persen.
Menurut BMKG, labilitas atmosfer di Jawa Barat juga bervariasi dari ringan hingga kuat. Kondisi tersebut membuat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara lokal, terutama pada sore hingga malam hari di sebagian wilayah Jawa Barat.
Stasiun Klimatologi Jawa Barat juga memperkirakan potensi hujan dengan intensitas sedang yang disertai kilat atau petir dan angin kencang. Fenomena tersebut, berdasarkan prakiraan BMKG, dapat terjadi dalam skala lokal dan berdurasi singkat.
Prakiraan Hujan Jawa Barat 24-30 Agustus 2026
Dalam prakiraan yang diperbarui pada 23 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, BMKG mencatat potensi hujan sedang hingga lebat atau sangat lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada satu hari selama periode 24-30 Agustus 2026.
Berikut wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat atau sangat lebat pada periode 24-30 Agustus 2026:
Senin, 24 Agustus 2026: Nihil.
Selasa, 25 Agustus 2026: Nihil.
Rabu, 26 Agustus 2026:
Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bogor
Kota Bogor
Kota Depok
Kabupaten Cianjur
Kabupaten Sukabumi
Kamis, 27 Agustus 2026: Nihil.
Jumat, 28 Agustus 2026: Nihil.
Sabtu, 29 Agustus 2026: Nihil.
Minggu, 30 Agustus 2026: Nihil.
Selain merilis prakiraan cuaca, Stasiun Klimatologi Jawa Barat juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat dan instansi terkait. BMKG mengimbau peningkatan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau yang masih berlangsung.
Menurut BMKG, dampak yang perlu diantisipasi antara lain penurunan ketersediaan air bersih, kekeringan pada lahan pertanian, serta potensi peningkatan titik panas atau hotspot yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan air bersih. Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan serta menjaga kesehatan tubuh dari paparan debu dan suhu panas ekstrem.
Untuk memperoleh informasi cuaca terbaru, BMKG mengarahkan masyarakat mengakses website cuaca.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG pada perangkat iOS dan Android, serta kanal informasi BMKG Jawa Barat.
(Kompas/Bangkapos.com)