Maulid Meriah! Masjid di Polman Dihiasi Pohon Telur Warna-warni
Nurhadi Hasbi August 25, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Desa Battetangga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), berlangsung meriah, Selasa (25/8/2026).

Sebanyak 14 batang pohon pisang didirikan para remaja masjid sebagai wadah untuk menancapkan telur.

Pantauan di lokasi, ratusan jemaah tampak hadir. Mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga bapak-bapak.

Anak-anak terlihat paling antusias. Mereka berdiri berkeliling melihat dekorasi sambil menunggu dimulainya acara.

Baca juga: Lowongan Kerja PT ANTAM Tbk Agustus 2026, Ini Daftar 34 Jurusan yang Bisa Mendaftar

Baca juga: Semarak Maulid Nabi di Mamuju Tengah, Jemaah Diajarkan Teladani Akhlak Rasulullah

Tampak pohon pisang tersebut dihiasi pernak-pernik berwarna-warni serta puluhan telur yang dibungkus kertas warna-warni.

Batang pohon pisang tersebut dijejerkan memanjang. Di bawahnya dipenuhi makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan.

Acara Maulid Nabi ini dimulai pukul 09.00 Wita. Kegiatan diawali dengan zikir akbar bersama puluhan santri.

Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan diakhiri dengan jamuan makanan serta pembagian telur.

Tampak para remaja masjid dan anak-anak ikut berebut telur yang telah ditancapkan pada pohon pisang.

Sementara bapak-bapak dan ibu-ibu mendapat paket Maulid dari panitia masjid untuk dibawa pulang ke rumah.

“Ini memang tradisi kami, tiap Maulid masjid pasti dihias seperti ini. Anak-anak juga senang karena ada pembagian jajanan dari pohon-pohon ini,” ujar tokoh masyarakat setempat, Irfan.

Ia menyampaikan tradisi Maulid Nabi tersebut setiap tahun dilaksanakan di masjid dan selalu berlangsung meriah.

Para remaja masjid menjadi panitia. Mereka mengatur susunan pohon pisang, kemudian menghiasnya dengan pernak-pernik dan telur.

Irfan menyebut masyarakat sekitar masjid masing-masing datang membawa telur dan paket Maulid untuk disumbangkan kepada panitia.

“Lalu dibagikan kembali kepada masyarakat yang hadir, dibagikan kepada para santri yang sudah ikut zikir,” ungkapnya.

Maulid Jadi Momentum Pererat Silaturahmi Warga

Disebutkan, kegiatan Maulid Nabi di masjid ini diisi dengan pembacaan selawat, ceramah agama, dan doa bersama.

Para penceramah mengingatkan jemaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya sebagai syiar agama, peringatan Maulid seperti ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga.

Jemaah yang hadir terlihat saling menyapa dan duduk bersama setelah acara selesai.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tahun ini di Polman dirayakan dengan penuh semangat.

Dekorasi warna-warni dan antusiasme warga menjadi bukti kecintaan masyarakat terhadap Rasulullah.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.