Luasan Karhutla di Kerumutan Melonjak Drastis Hingga 702 Hektare, Terluas di Riau
Sesri August 25, 2026 12:29 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, melonjak drastis hingga mencapai sekitar 702 hektare. 

Pada hari kelima penanganan, Selasa (25/8/2026), tim gabungan masih berjibaku memadamkan api di hamparan lahan gambut tersebut.

Kepala Daerah Operasional Manggala Agni Sumatera VII Rengat, Muhammad Ilham Sidik, membenarkan adanya lonjakan luas karhutla di Kerumutan. 

Ia menyebut, untuk satu hamparan, lokasi tersebut saat ini menjadi yang terluas dalam penanganan Manggala Agni Daops Rengat.

"Kalau untuk satu titik hamparan iya, saat ini posisi Kerumutan menjadi yang terluas. Tetapi untuk dalam skala sebaran lokasi kebakaran, biasanya ada di BPBD Provinsi, itu yang pegang rekapitulasi per kabupaten/kota," kata Ilham.

Berdasarkan laporan penanganan, luas area terbakar di Kerumutan kini diperkirakan mencapai sekitar 702 hektare. Kebakaran berada di kawasan gambut dengan status lahan hutan produksi (HP).

Besarnya luasan tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan berkelanjutan.

Baca juga: Breaking News: Pemkab Pelalawan Naikan Status Siaga Jadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Memasuki hari kelima, tim gabungan kembali melanjutkan pemadaman dan penyekatan untuk mengendalikan penjalaran api, khususnya di sekitar kepala api.

Sebelumnya, petugas juga membuka akses menuju sisi selatan kepala api menggunakan ekskavator sekaligus melakukan pencucian kanal. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung mobilitas tim dan memperkuat upaya pengendalian api.

Ilham mengatakan kondisi lokasi saat ini lebih terkendali dibanding sebelumnya. Penjalaran kepala api aktif mulai melambat karena bahan bakar potensial di sejumlah bagian mulai berkurang.

Namun, pemadaman belum dapat dinyatakan selesai. Akses menuju kepala api masih menjadi salah satu kendala, ditambah kecepatan angin, cuaca panas ekstrem, volume bahan bakar potensial dan kedalaman gambut.

"Pemadaman belum tuntas, akan dilanjutkan," ujarnya.

Penanganan karhutla di Kerumutan melibatkan Manggala Agni bersama TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, BPBD Kabupaten Pelalawan, Damkar Kabupaten Pelalawan, Dinas Kehutanan Provinsi Riau, KPH Sorek DLHK Provinsi Riau, MPA, serta sejumlah regu pemadam kebakaran perusahaan.

(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.