TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pemandangan tak biasa terlihat di kawasan kaki Gunung Kerinci. Di tengah hamparan perkebunan teh yang hijau dengan latar belakang Gunung Kerinci yang berdiri megah, tumpukan sampah justru berserakan di salah satu sisi kawasan tersebut.
Foto kondisi itu diunggah akun Panorama Kerinci dan langsung menjadi sorotan. Dalam unggahannya, terlihat seorang perempuan berdiri di tengah kawasan yang dipenuhi berbagai jenis sampah, mulai dari kantong plastik hingga sisa aktivitas masyarakat.
Narasi yang disampaikan Panorama Kerinci pun mengundang perhatian publik.
"Di bawah megahnya Gunung Kerinci, ada pemandangan yang mengusik mata.
Entah ini tempat pembuangan sampah, sisa kegiatan, atau memang ada pengelolaan di sini.
Yang jelas, keindahan alam dan sampah seharusnya tidak berjalan berdampingan.
Menurut kalian, manan?"
Unggahan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kondisi kebersihan kawasan di sekitar Gunung Kerinci. Terlebih, kawasan ini dikenal sebagai salah satu lanskap alam yang menjadi kebanggaan masyarakat Kerinci sekaligus memiliki daya tarik wisata.
Keberadaan sampah dalam jumlah cukup banyak di tengah panorama alam tentu menjadi ironi. Gunung Kerinci yang tampak gagah di kejauhan justru harus disandingkan dengan pemandangan tumpukan sampah di bagian depan.
Namun, belum diketahui secara pasti siapa pemilik sampah tersebut, dari mana asalnya, maupun apakah lokasi itu merupakan tempat pembuangan atau sedang dalam proses pengelolaan.
Unggahan Panorama Kerinci ini pun menjadi pengingat bahwa menjaga keindahan Kerinci bukan hanya soal menikmati panorama alam, tetapi juga memastikan lingkungan tetap bersih dan terawat.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), David, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui asal sampah tersebut.
"Kalau ini kami kurang tahu. Kalau dilihat foto dan karungnya, itu isinya kentang dan sayur-mayur. Kayaknya sampah pasar," sebut David.
Dia mengatakan sampah di puncak Gunung Kerinci rutin dibersihkan.
"Kalau sampah gunung ada datanya dan sudah dimusnahkan di Pos R10," jelasnya.
(Tribunjambi.com/Herupitra)
Baca juga: Kabut Asap di Kerinci Jambi, Dinkes Imbau Warga Pakai Masker dan Banyak Minum Air Putih