Grebeg Maulud Ponpes Al-Hasaniyyah Kedawon, Warga Brebes Berebut Gunungan di Lapangan
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Ribuan warga Dukuh Kedawon, Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah berebut gunungan sayur-mayur grebeg maulud yang digagas Pondok Pesantren Al-Hasaniyyah di lapangan desa setempat pada Selasa 25 Agustus 2026.
Sebelum diperebutkan, gunungan terlebih dahulu di doakan agar menambah keberkahan.
Kegiatan itu, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan pada hari ini Selasa 25 Agustus 2026.
Kegiatan arak-arakan berlangsung meriah yang dimulai dari Pondok Pesantren, mengelilingi desa hingga berakhir di lapangan desa.
Tak hanya gunungan sayuran, peserta pawai juga menjunjung nilai kebudayaan seperti seni tradisional kuda lumping, ogoh-ogoh karya pemuda desa hingga kreatifitas pakaian adat yang dimodifikasi dengan kain batik karya dari para Santri Wati Ponpes Al-Hasaniyyah.
Pengasuh Ponpes Al-Hasaniyyah KH Nuridin Syamsudin mengatakan, kegiatan itu dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad sekaligus memperingati harlah Ponpes yang ke 30.
Pihaknya menyebut, adanya gunungan yang diarak keliling desa dan seni kuda lumping merupakan dalam rangka merawat tradisi.
"Inti utama kegiatan ini adalah merawat tradisi, tadi ada gunungan untuk mencari keberkahan. Gunungan sayuran itu bersumber dari hasil bumi masyarakat kedawon," ujarnya.
Termasuk kesenian Jarang Lumping, kata KH Nuridin, yang termasuk kesenian peninggalan para pendahulu.
"Pawai taaruf ini sebagai merawat tradisi dan sejarah, sehingga tetap kita pertahankan menjaga yang baik, meneruskan yang baik. Harapannya keberkahan untuk masyarakat Kedawon terkhusus Indonesia," tuturnya.
Tak sampai disitu, grebeg Maulud tersebut juga di meriahkan dengan kegiatan pasar malam yang berlangsung selama sepekan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.
"Untuk peserta yang ada sekitar 2500 dan pengunjung 5000 penonton dari beberapa kecamatan."
"Ada juga pasar malam masih dalam rangka Maulid Nabi dan sekaligus untuk membuka perekonomian warga," tandasnya. (Pet)