TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan kembali belum mampu meraih kemenangan dalam rangkaian uji coba pramusim sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.
Tim berjuluk Ayam Kinantan itu harus puas bermain imbang 1-1 kontra Kendal Tornado FC, di Lapangan Kendal, Jawa Tengah, Senin (24/8/2026).
Hasil tersebut membuat PSMS Medan kembali belum mendapatkan hasil maksimal selama menjalani training camp sekaligus rangkaian pertandingan uji coba menghadapi tim-tim yang akan tampil di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia musim mendatang.
Pada pertandingan tersebut, PSMS Medan sempat tertinggal lebih dahulu. Kendal Tornado FC mampu mencetak gol pembuka pada babak pertama untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.
PSMS kemudian berhasil menyamakan kedudukan dibabak kedua lewat Adlin Cahya.
Gol tersebut bermula dari situasi bola liar di dalam kotak penalti Kendal Tornado FC.
Adlin yang berada di posisi tepat mendapatkan bola rebound sebelum melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dibendung kiper Kendal.
Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai timnya menunjukkan progres dari sisi permainan, terutama setelah memasuki babak kedua.
Menurutnya, PSMS mampu menciptakan sejumlah momentum dan peluang untuk mencetak gol.
Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Secara permainan progres dan hasil juga kita imbang. Di babak kedua kita bisa bikin momen, menciptakan peluang dan gol. Kita ketinggalan lebih dulu 1-0 di babak pertama," ujar Eko kepada Tribun Medan melalui seluler.
Eko menyebut performa PSMS dalam membangun serangan sudah cukup baik.
Hanya saja, dari sejumlah peluang yang berhasil diciptakan, timnya baru mampu mengonversi satu kesempatan menjadi gol.
"Dari segi attacking bagus, cuma hanya satu gol. Untuk pertandingan berikutnya bisa lebih bagus lagi untuk menghadapi kompetisi ke depan," katanya.
Lebih lanjut, Eko tak menampik masalah penyelesaian akhir juga menjadi PR bagi jajaran pelatih. Ia mengakui persoalan tersebut masih terjadi dan terus menjadi bagian dari evaluasi tim selama pramusim.
"Masih terjadi (masalah finishing), makanya kita tetap benahi untuk pertandingan berikutnya," ucapnya.
Selain finishing, Eko juga akan memperbaiki skema serangan PSMS, termasuk bagaimana tim memanfaatkan situasi bola dari sisi sayap maupun crossing.
Menurutnya, gol penyama kedudukan yang dicetak Adlin Cahya menunjukkan bahwa skema serangan melalui bola crossing dan bola kedua masih dapat menjadi salah satu opsi untuk membongkar pertahanan lawan.
"Ya, tetap didesain juga, kita perbaiki. Karena bisa terjadi gol kan mulai dari bola crossing. Makanya nanti kita perbaiki. Masih ada beberapa hari lagi buat lawan Persis Solo," jelas Eko.
Hasil imbang melawan Kendal Tornado FC menjadi pertandingan kedua PSMS dalam rangkaian uji coba menghadapi klub Championship setelah sebelumnya menghadapi Barito Putera.
Pada laga yang berlangsung di Lapangan Desa Sumbung Songgo Langit, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026), PSMS Medan harus mengakui keunggulan Barito Putera dengan skor 1-3.
Dalam pertandingan tersebut, satu-satunya gol PSMS dicetak pemain asing Phillerson melalui eksekusi penalti.
Dengan demikian, PSMS masih mencari formula terbaik, khususnya dalam aspek penyelesaian akhir dan konsistensi permainan, sebelum kompetisi Championship 2026/2027 bergulir.
Setelah menghadapi Kendal Tornado FC, PSMS Medan masih memiliki satu agenda uji coba terakhir dalam rangkaian training camp di Jawa Tengah.
Ayam Kinantan dijadwalkan menghadapi Persis Solo pada Kamis (27/8/2026).
Eko berharap pertandingan melawan Persis Solo dapat menjadi kesempatan bagi PSMS untuk kembali mengukur perkembangan tim sekaligus mematangkan komposisi sebelum memasuki kompetisi resmi.
Ia juga berharap pemain asing yang dibutuhkan tim sudah bergabung dalam pertandingan tersebut sehingga kekuatan skuad semakin solid.
"Berharap di laga terakhir nanti lawan Persis Solo pemain asing sudah bergabung, karena tim tambah solid untuk mengarungi kompetisi nanti," pungkasnya.
Baca juga: Kompolnas Sayangkan Polri soal Blokir Rekening Nasabah Aktivis, Kebebasan Berekspresi Dilindungi UU
(Cr29/tribun-medan.com)