Bank Jatim Bantu Korban Gempa NTT, Kirim Pangan hingga Popok Bayi
Titis Jati Permata August 25, 2026 01:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Dukungan dari Jawa Timur mengalir untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih menghadapi dampak bencana alam.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan ke sejumlah posko bencana pada Minggu (23/8/2026).

Bantuan tersebut tidak hanya ditujukan kepada masyarakat terdampak, tetapi juga kepada pegawai Bank NTT yang ikut menjadi korban bencana.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan terdapat dua bentuk dukungan yang diberikan Bank Jatim sebagai bagian dari solidaritas dan kepedulian terhadap NTT.

Donasi Rp 250 Juta untuk Pegawai Bank NTT

Bentuk bantuan pertama berupa donasi senilai Rp250 juta yang dikumpulkan dari Jatimers, sebutan bagi pegawai Bank Jatim.

Donasi tersebut secara khusus ditujukan kepada pegawai Bank NTT yang terdampak bencana.

Bank NTT merupakan salah satu anggota Kelompok Usaha Bank (KUB) Bank Jatim.

Hubungan tersebut menjadi salah satu alasan Bank Jatim memberikan perhatian khusus kepada para pegawai Bank NTT yang terdampak.

"Bank NTT merupakan bagian dari keluarga besar KUB Bank Jatim. Ketika saudara-saudara kita di Bank NTT turut terdampak bencana, kami merasa perlu hadir memberikan dukungan," jelas Winardi.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para pegawai Bank NTT sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota KUB.

Bantuan Pangan hingga Kebutuhan Bayi

Selain donasi untuk pegawai Bank NTT, Bank Jatim menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak.

Bantuan yang telah diserahkan melalui BPBD Jawa Timur itu terdiri atas beras, kornet, sarden, susu, pembalut wanita, hingga popok bayi.

Distribusi dilakukan di sejumlah posko bencana agar bantuan dapat diterima secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Selain memberikan dukungan kepada rekan-rekan di Bank NTT, Bank Jatim juga ingin memastikan kepedulian kami dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sana," terang Winardi.

Ia menegaskan, keterlibatan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim untuk menjalankan peran sosial di luar fungsi sebagai lembaga jasa keuangan.

Pemprov Jatim Kirim 65,7 Ton Bantuan

Dukungan juga diberikan Pemprov Jatim dengan membawa bantuan logistik dalam jumlah besar ke wilayah terdampak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan total bantuan yang dibawa Pemprov Jatim mencapai 65,7 ton dengan nilai Rp3.006.652.875.

Bantuan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan warga dan masukan tenaga kesehatan yang telah lebih dulu memberikan pelayanan kepada korban bencana.

Logistik yang dikirim mencakup makanan dan beras, obat-obatan, perlengkapan mandi dan higiene, kebutuhan bayi dan anak, kebutuhan perempuan, tenda, terpal, hingga kompor.

Bantuan Dibagi ke Dua Titik

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 12,8 ton senilai Rp720.965.175 disalurkan kepada masyarakat di sekitar SD Inpres Robo.

Sementara bantuan untuk posko di Manggarai Timur mencapai 52,9 ton dengan nilai Rp2.285.687.700.

Khofifah mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Jawa Timur mendukung masyarakat NTT melewati masa tanggap darurat hingga memasuki tahap awal pemulihan.

"Dukungan dari Jatim ini diberikan untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak. Kami ingin saudara-saudara kita di NTT merasa tidak sendirian. Banyak saudara dari berbagai daerah di Indonesia yang menggalang kegotongroyongan untuk membantu mereka," ujar Khofifah.

Melalui bantuan tersebut, Pemprov Jatim dan Bank Jatim berharap kebutuhan dasar warga terdampak dapat terbantu sekaligus memberikan dukungan moral selama proses pemulihan pascabencana.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.