Keluarga Korban Pitbull di Arjasari Tegaskan Tak Ada Hubungan Saudara dengan Pemilik Anjing
Ravianto August 25, 2026 01:35 PM

TRIBUNJABAR.ID, ARJASARI - Keluarga bocah berusia 9 tahun yang menjadi korban serangan anjing pitbull di Kompleks Grand Cendana Residence, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, membantah adanya hubungan keluarga dengan pemilik anjing.

Paman korban, Deilham Maulana (28) mengatakan, informasi yang menyebutkan korban dan pemilik anjing memiliki ikatan keluarga merupakan informasi yang keliru.

Menurutnya, keluarganya dan pemilik anjing tidak memiliki hubungan keluarga.

"Jadi ada miss informasi. Sebenarnya itu (pemilik anjing) bukan saudara, jadi memang orang lain. Korban dan pemilik anjing tidak ada ikatan keluarga," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Deilham menduga informasi tersebut muncul akibat kesalahpahaman ketika keluarganya dan sang pemilik anjing berada di rumah sakit mendampingi korban.

Di mana, kala itu sempat ada percakapan antara keluarga korban dengan pemilik anjing.

Baca juga: Mengenal Anjing Pitbull dan Rahasia Kunci Gigitannya yang Ekstrem seperti di Arjasari Bandung

"Mungkin pas yang punya anjingnya sedang ngobrol dengan pihak keluarga korban."

"Ada obrolan, 'sugan we tina kejadian ieu teh urang bisa jadi dulur tina musibah ieu teh' (Hikmah dari kejadian ini semoga semuanya bisa menjadi saudara). Mungkin dari situ statement-nya," katanya.

Deilham mengungkapakan, saat ini pihak keluarga masih tertuju pada kondisi korban yang saat ini mengalami luka serius akibat serangan anjing pitbull, korban mengalami luka pada bagian kepala dan telinga.

PITBULL - Detik-detik bocah SD berusia 9 tahun menjadi korban serangan anjing jenis Pitbull di Komplek Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu 23 Agustus 2026 sore.
PITBULL - Detik-detik bocah SD berusia 9 tahun menjadi korban serangan anjing jenis Pitbull di Komplek Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu 23 Agustus 2026 sore. (Tangkapan Layar)

"Kalau saat ini keluarga korban masih fokus penanganan korban. Terus alhamdulillah sudah dilakukan operasi juga," ucapnya.

Kejadiannya itu terjadi ketika bocah tersebut bermain di area komplek pada Minggu (23/8) sore.

Tiba-tiba bocah tersebut diserang anjing yang terlepas dari ikatan pengamannya saat sedang dijemur oleh pemilik.

Alhasil akibat serangan anjing tersebut bocah yang masih duduk di bangku kelas 3 SD tersebut harus dilarikan ke IGD, saat ini masih melakukan penanganan di RSUD Welas Asih.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.