100 Hektar Lahan Terbakar di Seram Utara Barat, Termasuk Lahan Cengkeh, Cokelat juga Kelapa
Mesya Marasabessy August 25, 2026 01:52 PM

Laporan Jurnalis tribunambon.com, Silmi Sirati Suailo ‎

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) terus melanda wilayah Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah beberapa waktu belakangan.

‎Tercatat sedikitnya sekitra 100 Hektar lahan milik masyarakat alami kebakaran, dimana meliputi lahan cengkeh, cokelat juga kelapa milik masyarakat.

‎Demikian disampaikan Camat Seram Utara Barat, Yusuf Makka, saat meninjau sejumlah lokasi kebakaran di kawasan SP2, Senin (24/8/2026).

‎Yusuf menjelaskan, sebagian besar kawasan yang terbakar saat ini merupakan lahan petuanan atau kawasan hutan. Namun, api juga telah menyasar lahan milik masyarakat.

‎“Sudah ada beberapa titik lahan masyarakat yang terbakar. Ada sekitar delapan lahan masyarakat yang sudah habis terbakar, tanaman cengkeh, cokelat maupun kelapa,” ungkapnya.

‎Ia mengatakan, pihaknya bersama masyarakat telah melihat sejumlah titik kebakaran. Namun, tidak seluruh lokasi dapat dijangkau karena sebagian titik api berada cukup jauh dan sulit diakses dengan tenaga manusia.

‎“Kita sudah melihat beberapa titik yang sudah terbakar, namun yang kami bisa jangkau hanya titik yang dekat. Ada beberapa titik yang memang tidak bisa dijangkau dengan tenaga manusia karena terlalu jauh,” kata Yusuf.

Baca juga: Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Asah Kreativitas Siswa di Malteng Lewat Media Totebag tuk Melukis

Baca juga: Tambah Lagi Tersangka Baru Kasus Korupsi Air Bersih di Pulau Haruku, Ini Dia

‎Ia berharap kebakaran dapat segera mereda. Menurutnya, masyarakat juga telah berupaya secara mandiri mengantisipasi agar api tidak merembet ke lahan-lahan perkebunan.

‎Harapan lainnya agar pemerintah dan semua pihak dapat memberikan perhatian terhadap masyarakat yang mengalami kerugian akibat kebakaran tersebut.

‎Diketahui, turut meninjau lokasi kebakaran, Anggota DPRD Maluku Tengah, Ardiansyah Makatita, bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maluku Tengah Johanes Noya, Camat Seram Utara Barat Yusuf Makka, Kapolsek Seram Utara Barat, para raja negeri, kepala dusun, serta masyarakat turun langsung.

‎Anggota DPRD Maluku Tengah, Ardiansyah Makatita mengatakan, hasil peninjauan sementara menunjukkan kebakaran terjadi di sejumlah titik yang tersebar. Luasan lahan dan hutan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 100 hektare.

‎“Per hari ini teridentifikasi sekitar kurang lebih 100 hektare lahan masyarakat dan juga hutan yang terbakar, dengan sebaran titik api yang tersebar,” kata Makatita saat meninjau lokasi kebakaran, Senin 24 Agustus 2026. 

‎Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama, terutama karena wilayah Maluku Tengah saat ini menghadapi musim kemarau yang cukup panjang.

‎Makatita mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan maupun kawasan hutan. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan tanpa memperhitungkan dampaknya.

‎“Sebisa mungkin tidak ada kelalaian, membakar tanpa ada rasa tanggung jawab. Kita sama-sama bisa menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan masing-masing,” ujar politisi PKS itu.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.