Petir Sambar Lapangan Saat Laga Sepak Bola di Aceh Timur, Satu Pemain Tewas, 2 Kritis
Muliadi Gani August 25, 2026 01:54 PM

 

PROHABA.CO, ACEH TIMUR – Atmosfer penuh keseruan pertandingan sepak bola antar-dusun di Gampong Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, seketika berubah menjadi kepanikan dan duka mendalam.

Nasib nahas menimpa tiga pemain yang tengah mengolah si kulit bundar di lapangan hijau setelah tersambar petir pada Senin (24/8/2026) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Camat Pante Bidari, Darkasyi, pada Selasa (25/8/2026), laga seru yang mempertemukan tim-tim antardusun tersebut awalnya berlangsung normal dan kondusif hingga menjelang petang.

Namun, memasuki pukul 17.45 WIB, kondisi cuaca mendadak berubah drastis.

Awan gelap nan pekat menyelimuti seluruh langit gampong, disusul guyuran hujan deras yang disertai dentuman petir keras di sekitar area pertandingan.

Secara mengejutkan, sambaran petir dahsyat menghantam area tengah lapangan dan langsung mengenai tiga orang pemain yang tidak sempat menyelamatkan diri.

Satu orang pemain dilaporkan meninggal dunia secara tragis di lokasi kejadian.

Korban tewas diidentifikasi bernama Aril Ramdan (17), seorang remaja asal Gampong Pante Panah.

Baca juga: Tersambar Petir Saat Pulang dari Sawah, Satu Meninggal dan Satu Dirawat Intensif

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Samalanga, Pikap Diduga Melebar hingga Tabrak Bus dari Arah Berlawanan

Sambaran kilat yang begitu kuat membuat nyawanya tak tertolong seketika di atas rumput hijau.

"Aril masih berusia remaja, dia menjadi korban dalam kejadian nahas ini," ujar Camat Pante Bidari, Darkasyi.

Sementara itu, dua pemain lainnya yang turut menjadi korban adalah Syawal Fazli (26) dan Halim Wahidin (22).

Kedua pemuda yang juga warga Gampong Pante Panah tersebut mengalami luka-luka serius akibat sengatan listrik dari petir tersebut.

Insiden mendadak di tengah jalannya laga ini membuat para penonton dan warga sekitar histeris.

Suasana sorak-sorai pertandingan seketika berganti menjadi tangis dan kepanikan massal.

Warga serta official tim yang berada di lokasi langsung sigap menerobos lapangan untuk memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi para korban.

Kedua korban luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zubir Mahmud Aceh Timur guna mendapatkan tindakan medis darurat.

"Sampai saat ini kedua pemain masih dirawat di RSUD Zubir Mahmud untuk mendapatkan perawatan intensif," pungkas Darkasyi.

(Serambinews.com/Maulidi Alfata)

Baca juga: Petani di Nagan Raya Tewas Disambar Petir Saat Berada di Sawah

Baca juga: Petani di Aceh Jaya Tewas Tersambar Petir saat Berteduh di Pondok Sawah, Tinggalkan Dua Anak

Sumber: SerambiNews.com

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.