TRIBUNGORONTALO.COM – Suasana di indekos, Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, mendadak heboh pada Selasa (25/8/2026) siang.
Sejumlah penghuni indekos berhamburan keluar dari kamar masing-masing setelah mengetahui seorang mahasiswi kondisi tak bernyawa.
Korban berinisial MP diketahui merupakan mahasiswi semester III Universitas Ichsan Gorontalo (Unisan).
Wanita kelahiran tahun 2006 tersebut berasal dari Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Berdasarkan pengamatan TribunGorontalo.com di lokasi kejadian sekitar pukul 12.00 Wita, garis polisi telah terpasang di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Aktivitas di indekos juga terlihat berbeda dari biasanya. Beberapa penghuni indekos berkumpul di sekitar area kos.
Mobil polisi serta Tim Inafis Polresta Gorontalo Kota terlihat sudah terparkir di lokasi sejak pukul 11.40 Wita.
Suasana sempat dipenuhi rasa penasaran dari warga dan penghuni kos yang ingin mengetahui kejadian sebenarnya.
Salah seorang teman kos korban mengaku tidak terlalu akrab dengan MP. Kendati demikian, ia cukup sering melihat korban beraktivitas di lingkungan tempat tinggal tersebut.
"Kalau dengan saya tidak terlalu akrab. Tapi sering lihat korban lalu-lalang," kata salah seorang penghuni kos.
Informasi mengenai kondisi MP pertama kali diketahui setelah pihak keluarga merasa khawatir.
Kapolsek Kota Tengah Ipda Danny Anugrah Musa mengatakan, korban sudah sekitar sehari tidak memberikan kabar kepada keluarganya. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga meminta pemilik kos untuk mengecek kamar korban.
"Korban sudah sehari tidak ada kabar, akhirnya pihak orangtua meminta pemilik kosan untuk mengecek langsung kamarnya," ujar Danny saat diwawancarai di lokasi.
Pemilik indekos lantas mendatangi kamar MP. Saat itu, pintu kamar dalam kondisi tertutup rapat, sehingga pemilik kos mengambil tindakan dengan mendobraknya.
Setelah pintu terbuka, MP ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak dan tak bernyawa.
"Pemilik kos yang mendapat kabar tersebut, langsung mendobrak pintu. Mendapati MP tergeletak tak bernyawa," tutur Danny.
Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban dan TKP.
Dari pemeriksaan awal, polisi belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Danny juga menyebutkan bahwa tidak ditemukan obat-obatan di lokasi kejadian.
Baca juga: 7 Fakta Suami Tikam Istri di Gorontalo, Kronologi hingga Ancaman Hukuman Pelaku
"Kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan obat-obatan yang dikonsumsi," kata Danny.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kematian korban. Keterangan dari keluarga turut menjadi bagian dari informasi awal yang dihimpun polisi.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, MP diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
"Menurut keterangan keluarga korban, MP memiliki riwayat penyakit jantung," ujar Danny.
Kendati informasi tersebut telah dikantongi, penyebab pasti kematian MP masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.
Sementara itu, suasana di sekitar rumah kos masih terlihat ramai hingga siang hari. Sejumlah penghuni memilih berada di luar kamar setelah mengetahui peristiwa tersebut.
Garis polisi yang terpasang menjadi penanda bahwa lokasi masih dalam penanganan petugas, sementara warga sekitar turut berdatangan untuk melihat situasi dari dekat.
Petugas memastikan penanganan terhadap jasad korban dilakukan sesuai prosedur, dan sejauh ini belum ada indikasi tindak pidana yang ditemukan dalam peristiwa tersebut. (*)