TRIBUNJATIM.COM - Persoalan utang antara Nikita Mirzani dan Giorgio Antonio kembali mencuri perhatian.
Nikita melalui media sosial menagih uang Rp200 juta yang disebutnya belum dikembalikan oleh Giorgio, yang kini dikenal sebagai kekasih Sarwendah.
Nikita mengungkap persoalan tersebut setelah sebuah unggahan di akun Instagram-nya menjadi sorotan.
Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa uang Rp200 juta tersebut pernah dipinjam Giorgio ketika dirinya menghadapi persoalan hukum terkait kasus narkoba sintetis beberapa tahun lalu.
"CEO @giorgioantonioc masih ingat nggak? Beberapa tahu lalu, waktu lu punya masalah ketahuan beli sinte di Instagram, Ka Niki yang bantuin lu," tulis admin Instagram @nikitamirzanimawardi_172, Jumat (21/8/2026).
Baca juga: Nikita Mirzani & Lisa Mariana Komentari Unggahan Denada usai Ressa Ngaku Anak Kandung di Podcast
Dalam unggahan yang sama, Nikita disebut pernah memberikan bantuan ketika Giorgio sedang berada dalam masalah.
"Di saat lu lagi dalam masalah, Ka Niki satu-satunya orang yang bantuin dan bakan minjemin lu uang Rp200 juta," ujarnya.
Nikita kemudian meminta agar Giorgio menyelesaikan kewajibannya dan menghargai bantuan yang pernah diberikan kepadanya.
"Ka Niki bantuin lu waktu lu lagi susah, tanpa banyak pertimbangan. Jadi sekarang Ka Niki cuma minta satu hal: tolong hargai bantuan yang dulu pernah Ka Niki kasih dan selesaikan utang lu," pintanya.
Sehari setelah unggahan tersebut ramai diperbincangkan, Nikita memberikan penjelasan mengenai alasannya memilih menagih Giorgio melalui media sosial.
Menurut Nikita, dirinya sebelumnya telah mencoba menghubungi Giorgio secara langsung melalui pesan pribadi maupun WhatsApp. Namun, ia mengaku tidak mendapatkan respons.
"Kenapa gue nagih utang secara online? Karena gue sudah menagih secara baik-baik melalui DM (direct message), WA (WhatsApp) tapi nggak pernah ada respons apalagi sejak dia viral sama Sarwendah kan, semakin menggilanya dia," ucap Nikita Mirzani dalam rekaman suara yang dibagikan akun TikTok @emmawarokka, dikutip Senin (24/8/2026).
Nikita kemudian menyinggung citra Giorgio sebagai seorang pengusaha. Ia mempertanyakan anggapan mengenai kondisi finansial Giorgio yang selama ini terlihat di publik.
"Dipikirnya dia CEO, pengusaha, orang keong riuk (kaya raya). Jujur enggak ada riuk-riuk-nya, gak ada keong-keongnya (kaya) itu orang," sambungnya.
Di tengah kondisi ekonominya saat ini, Nikita mengatakan uang tersebut masih dibutuhkannya. Ia pun menyampaikan hal itu dalam rekaman suara yang beredar.
"And in this economy I need Rp 200 juta itu buat gue jajan, dan sampai sekarang dia tidak ada bergeming sama sekali, pikirin aja benar atau nggak," kata Nikita Mirzani.
Nikita juga mengaku sebenarnya merasa kasihan terhadap keluarga Giorgio. Ia menyebut mengetahui sejumlah persoalan lain yang berkaitan dengan Giorgio, tetapi memilih tidak mengungkapkannya lebih jauh.
"Gue sebenarnya kasihan juga sama keluarganya karena gue nagih utang secara online, karena busuknya Gio ini banyak sekali, nanti takutnya malah keluar yang lain-lain. Kasihan juga adiknya yang cowok kan pernah punya masalah sampai ganti nama," bebernya.
Di bagian akhir rekaman, Nikita turut memberikan peringatan kepada orang-orang yang mengidolakan Sarwendah maupun Giorgio.
Ia meminta para penggemar tidak begitu saja mempercayai citra yang terlihat di hadapan publik. Nikita juga kembali menyinggung kondisi finansial Giorgio.
Bahkan, ia melontarkan candaan agar para penggemar Giorgio mengumpulkan uang untuk membantu melunasi utang tersebut.
"Jadi, buat fans-fansnya, kalau kalian cinta sama Gio bikin sumbangan agar uang gue balik, in this economy I need money," pungkas Nikita Mirzani.