TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Personel Polsek Gunung Megang Polres Muara Enim bergerak cepat melakukan pengecekan titik panas (hotspot) yang terpantau melalui satelit BRIN NOAA-20 di wilayah dekat Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Senin (24/8/2026).
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin, S.H., M.H. menyampaikan hasil pengecekan di titik nol koordinat -3.628874, 103.910606 ditemukan lahan terbakar dengan luas sekitar 2 hektare.
Lokasi tersebut merupakan kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT MHP.
"Pengecekan dilakukan mulai pukul 13.30 WIB oleh Aipda Agung Anggara, D., Aipda Heri Siswanto, dan Briptu Rafli Chandra. Personel mendatangi lokasi, melakukan upaya pemadaman api, serta melaksanakan dokumentasi di lokasi kejadian," ujar Kapolsek.
Lanjut Kapolsek, Informasi awal hotspot terpantau oleh satelit NOAA-20 pada pukul 01.31.15 WIB dengan radius deteksi 1.125 meter.
Baca juga: Perkuat Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual, Kemenkum Sumsel Koordinasi dengan Polres Muara Enim
Setelah dilakukan verifikasi lapangan, titik panas tersebut dinyatakan berada di area lahan yang terbakar.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang meminta kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.
“Apabila menemukan titik api atau kepulan asap, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau aparat terdekat agar dapat segera ditangani,” imbaunya.
Kedepan, kata Kasi Humas, Polres Muara Enim bersama jajaran terus meningkatkan pemantauan dan respons cepat terhadap informasi hotspot sebagai langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com