SURYA.CO.ID SURABAYA - CitraLand Gresik Kota resmi membidik pasar hunian premium dengan meluncurkan tipe Beryl, rumah dua lantai berkonsep split level yang dibanderol mulai Rp 5,5 miliar. Dari total 21 unit yang disiapkan, empat unit di antaranya langsung terjual dalam tahap awal peluncuran.
Peluncuran tipe terbaru dari Ciputra Group tersebut dilakukan pada Minggu (23/8/2026). Untuk tahap awal, pengembang hanya menawarkan sembilan unit Beryl kepada konsumen.
General Manager CitraLand Gresik Kota, Gideon Carakaardi, mengatakan jumlah unit sengaja dibuat terbatas untuk menjaga eksklusivitas produk premium tersebut.
"Namun sebagai tahap awal dalam launching tipe baru ini kami tawarkan sembilan unit dulu," kata Gideon.
Baca juga: Shaistanaya City Hadirkan Cluster Sierra, Hunian Modern dengan Private Pool di Sidoarjo
Beryl memiliki luas lahan 12 x 21 meter dengan konsep rumah dua lantai yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga kelas atas. Rumah ini dilengkapi 4+1 kamar tidur, 4+1 kamar mandi, balkon menghadap danau, taman belakang, serta service area yang dibuat terpisah.
Lokasi rumah contoh juga menjadi salah satu daya tarik karena berada di area depan danau buatan dengan kontur tanah menyerupai bukit.
"Beryl dirancang bukan sekadar sebagai rumah berukuran besar, tetapi sebagai hunian yang mengakomodasi gaya hidup keluarga kelas atas di Gresik," jelas Gedeon.
Hunian tersebut juga menyediakan garasi untuk dua mobil, carport, dan driveway. Fasilitas itu menyasar konsumen yang membutuhkan ruang lebih luas, baik untuk aktivitas keluarga maupun menyimpan kendaraan.
Gideon menyebut konsep tersebut menyesuaikan karakter konsumen lokal. Selama ini, konsumen kelas atas di Gresik disebut kerap membeli beberapa kavling sekaligus untuk mendapatkan rumah dengan halaman dan ruang yang lebih luas.
Baca juga: Kahuripan Nirwana Luncurkan Tipe Aluna, Hunian Mewah Dan Investasi Menjanjikan
"Kalau selama ini orang Gresik yang kaya membeli empat atau lima kavling menjadi satu, di sini cukup membeli satu rumah karena semua kebutuhannya sudah kami fasilitasi," uungkap Gedeon.
Peluncuran Beryl sekaligus menjadi langkah CitraLand Gresik Kota memperluas pasar ke segmen hunian di atas Rp5 miliar. Sejak dikembangkan pada 2024, kawasan seluas 30 hektare tersebut telah berkembang sekitar 13 hektare.
Hingga kini, sekitar 150 unit telah terbangun dan terjual dengan rentang harga Rp1 miliar hingga Rp4 miliar. Sekitar 15 unit di antaranya telah diserahterimakan sepanjang 2026.
Untuk segmen yang lebih terjangkau, pengembang sebelumnya telah menghadirkan beberapa klaster, di antaranya Water Lily dengan harga mulai Rp1,1 miliar, Blue Oasis, dan Golden Wood.
Gideon mengatakan penjualan rumah berukuran besar menunjukkan tren yang cukup menarik. Pada semester I-2026, penjualan CitraLand Gresik Kota disebut masih sesuai target, sementara segmen menengah cenderung lebih tertahan.
"Semester I lalu penjualannya on the track. Kami cukup terbantu dengan penjualan rumah tipe besar-besar," terangnya.
CitraLand Gresik Kota mencatat 19 unit terjual dengan memanfaatkan program insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP). Jumlah tersebut setara sekitar 40 persen dari total penjualan pada semester I-2026.
Memasuki semester II, pengembang akan memperkuat pasar lokal Gresik, termasuk menyasar komunitas-komunitas lokal yang memiliki daya beli tinggi.
Peluncuran Beryl juga melanjutkan keberhasilan tipe premium sebelumnya. Tipe Sapphire dengan konsep dan segmentasi serupa telah habis terjual.
Marketing Manager CitraLand Gresik Kota, Ahmad Saigul Umam, mengatakan Beryl disiapkan untuk memenuhi permintaan konsumen yang masih mencari rumah dengan luasan dan karakter premium.
"Kami melihat masih ada permintaan terhadap hunian dengan luasan, desain, dan karakter yang serupa dengan Sapphire, sehingga Beryl kami hadirkan dengan sejumlah keunggulan tambahan," tambah Ahmad.
Dalam peluncuran Beryl, CitraLand Gresik Kota menawarkan sejumlah program, di antaranya subsidi bunga KPR 2 persen pada tahun pertama dan gratis biaya KPR sesuai syarat dan ketentuan. Konsumen juga mendapatkan pilihan hadiah berupa emas 10 gram atau voucher liburan bersama keluarga.
Director of Ciputra Group, D. Agung Krisprimandoyo, menilai kekuatan pasar properti Gresik berasal dari karakter pasarnya yang sangat lokal. Sebagian besar konsumen CitraLand Gresik Kota masih berasal dari Gresik dan wilayah sekitarnya.
"Artinya, potensi pasar tidak semata bergantung pada limpahan permintaan dari Surabaya. Market properti itu sangat lokal. Kebanyakan pembelinya sendiri bukan Gresik greater area, tetapi Gresik sendiri. Potensinya masih besar," beber Agung.
Menurut Agung, perubahan pola tempat tinggal pekerja di kawasan industri Gresik juga berpotensi memperbesar pasar hunian premium. Banyak pekerja di kawasan industri tersebut masih memilih tinggal di luar Gresik.
Dalam jangka panjang, kondisi itu dinilai dapat berubah seiring meningkatnya fasilitas dan kualitas kawasan hunian di Gresik.
"Rumah premium ini untuk mewadahi kebutuhan orang-orang kelas atas yang membutuhkan ruang. Kebutuhan multifungsi seperti kegiatan pengajian dan berkumpul masih banyak," ujar Agung.
Director of Partner CitraLand Gresik Kota, Rahmat Ridho, menambahkan daya tarik kawasan tidak hanya terletak pada ukuran rumah, tetapi juga karakter lingkungan.
Keterbatasan lahan dan kepadatan di sejumlah kawasan perkotaan Gresik membuat hunian dengan kavling luas, ruang terbuka, kontur lebih tinggi, serta danau menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin tetap tinggal di Gresik dengan kenyamanan hunian premium.
"Begitu ada seperti ini, mereka ingin tetap tinggal di Gresik tetapi ingin yang seperti CitraLand Surabaya, halaman luas, ada tempat untuk aktivitas keluarga," ungkap Rahmat.
Karakter kawasan yang relatif lebih tinggi, ditambah danau dan ruang hijau, menjadi bagian dari diferensiasi CitraLand Gresik Kota. Permintaan juga datang dari masyarakat yang telah lama tinggal di Gresik maupun pendatang yang mulai melihat kota tersebut sebagai pilihan tempat tinggal dengan gaya hidup lebih tenang.
"Potensi tersebut tercermin dari permintaan konsumen, termasuk masyarakat yang telah lama tinggal di Gresik maupun pendatang yang mulai melihat Gresik sebagai pilihan untuk menikmati gaya hidup yang lebih tenang," pungkas Rahmat.