WARTAKOTALIVE.COM, TAMBUN SELATAN - Warga di Kampung Jati RT 4 RW 3, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang terbakar pada Selasa (25/8/2026) dinihari.
Jasad tersebut ditemukan di lokasi yang diketahui merupakan tempat pembuangan sampah bagi warga setempat.
Seorang saksi bernama Tumiyem menceritakan detik-detik dirinya menemukan jasad tersebut.
Saat itu, Tumiyem mengaku sedang berada di rumah sambil menonton pertunjukan wayang kulit melalui YouTube.
Namun perhatian Tumiyem kemudian berubah dan tertuju pada asap yang nampak mengepul di samping kediamannya.
Selanjutnya dirinya langsung menghampiri lokasi kepulan asap karena khawatir terjadi rambatan ke rumah warga.
Mengingat sebelumnya terdapat dua titik pembakaran, namun hanya tersisa satu titik yang asapnya justru tak kunjung hilang.
"Saya lihat itu asap di situ kok tidak berhenti-berhenti, cuma asap doang. Yang lain kan sudah padam nih, kok keluar asap terus, akhirnya saya samperin," kata Tumiyem di lokasi pada Selasa (25/8/2026).
Baca juga: Bakar ATM Mandiri di Margonda, Ribuan Massa Depok Siap Kepung DPR Bela Aktivis AMPB!
Tumiyem yang mengaku penasaran kenapa asap dapat terus membumbung tinggi, sontak meminta beberapa remaja di sekitar lokasi kejadian untuk mengambil pacul.
Kemudian ia meminta bantuan kepada remaja yang berada di sekitar lokasi untuk menggali bagian yang masih mengeluarkan asap.
"Eh sini bocah, sini, sini, sini! Mbah minta tolong anu galiin, ntar Mbah siramin ntar supaya padam tuh api sama baranya," ujar Tumiyem.
Ketika bagian dasar kepulan asap dipacul, Tumiyem justru dikejutkan dengan sesuatu yang tidak disangka.
Ketika dilihat, ia pun mengaku tidak mengenal pria tersebut.
"Begitu dipacul, wah mayat! Kena dengkulnya sudah putih," imbuhnya.
Setelah mengetahui adanya jasad manusia, Tumiyem langsung menghentikan aktivitasnya dan meminta bantuan Ketua RT, Ketua RW, dan warga setempat.
Tak lama berselang, Ketua RT, Ketua RW, dan warga langsung berdatangan ke lokasi.
"Polisi kemudian datang sekitar jam 00.30 WIB (Selasa 25/8/2026 dinihari), nah ditemuinnya 15 menit sebelumnya, abis itu langsung dibawa sama polisi pakai ambulans ," lugasnya.
Api Membumbung Tinggi
Sebelum jasad ditemukan, Tumiyem mengaku sempat melihat kobaran api yang cukup tinggi di lokasi.
Menurut dia, api tersebut membumbung hingga sekitar empat meter, bahkan membuat daun di sebuah pohon gosong.
"Pokoknya saya judulnya mau memadamkan api aja tuh. Apinya kan ada loh segitu tuh 4 meter, sini 4 meter. Loh kok api kok 4 meter? 'Wah jangan-jangan bensin nih ya,' saya bilang gitu, 'jangan-jangan bensin," ucapnya.
Meski demikian, Tumiyem pun mengaku tidak mengetahui siapa yang membakar lokasi tersebut dan kenapa bisa ada jasad pria di lokasi tersebut.
Justru ia mengaku bingung pembakaran sampah seperti yang terjadi dinihari itu bukan kebiasaan warga setempat.
Karena menurut Tumiyem, lokasi tersebut digunakan khusus warga sekitar untuk membuang sampah.
"Cuma ini tuh buat khusus warga RW aja buat buang-buang sampah, jadi bingung aja tiba-tiba ada pembakaran, karena tidak ada bakae-bakar sebelumnya juga gapernah," pungkasnya.
Tumiyem berharap peristiwa tersebut dapat segera diketahui penyebabnya dan keluarga korban dapat ditemukan.
"Harapannya mintanya selamat aja nih Kampung Jati. Biar tahu ketahuan ininya ya kenapanya, biar orang keluarganya biar ketemu ama keluarganya," harapnya. (M37)