TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Persatuan Keluarga Sumatera Barat (PKSB) Kabupaten Karimun resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026-2030.
Indrawarman dipercaya menjadi Ketua Umum PKSB Kabupaten Karimun setelah dilantik di hadapan ratusan masyarakat Sumatera Barat yang berada di Kabupaten Karimun.
Pelantikan kepengurusan PKSB Karimun tersebut dipimpin langsung oleh Dewan Penasehat PKSB Karimun, H. Bustami Dato Rajo Marah.
Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah, Staf Ahli Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun, jajaran Forkopimda Karimun, organisasi masyarakat, serta anggota PKSB Kabupaten Karimun.
Dalam kegiatan tersebut, para pengurus PKSB Karimun tampak kompak mengenakan pakaian berwarna putih yang dipadukan dengan celana berwarna hitam.
Setelah dilantik, Indrawarman mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat kerja untuk membahas berbagai program PKSB Karimun ke depan.
Menurutnya, rapat kerja tersebut rencananya dilaksanakan dalam waktu satu minggu setelah pelantikan.
"Mudah-mudahan setelah ini satu minggu ke depan kami akan melakukan rapat membahas program dan apa saja yang akan kita lakukan untuk kemajuan PKSB dan berkoordinasi dengan pemerintah," ujar Indrawarman.
Selain menyusun program kerja, Indrawarman menegaskan PKSB Karimun berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Karimun.
Menurutnya, PKSB akan terus menjalin komunikasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak guna memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.
"Kalau untuk menjaga keselamatan dan keamanan dengan pihak lain kita pastinya akan berbaur dan bekerja sama untuk menjalin persatuan dan kesatuan di Kabupaten Karimun agar kegiatan berjalan lancar," katanya.
Dalam kepengurusan baru tersebut, terdapat sekitar 90 orang yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Indrawarman mengatakan PKSB Karimun juga menaungi sembilan Kabupaten/kota di Sumatera Barat, ditambah berbagai organisasi lainnya.
"Kebetulan di Karimun ini kita ada yang sudah berdiri itu sembilan kabupaten/kota ditambah organisasi dan kita rangkul semua dari segala unit," ungkapnya.
Sementara itu Drs.H. Supadria atau Makhudum Tungga/Tokoh Ninik Mamak PKSB dan Tim Penasehat Karimun mengatakan sebagai salah satu kelompok masyarakat dengan jumlah besar di Kabupaten Karimun, masyarakat Sumatera Barat memiliki potensi sekaligus tantangan tersendiri.
Menurutnya potensi tersebut dapat diwujudkan apabila seluruh elemen masyarakat mampu memberikan kontribusi positif dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
"Potensi itu akan terbentuk jika semua kalangan berkontribusi dengan benar dan mempunyai kekuatan pembangunan. Sementara itu, hal tersebut juga menjadi sebuah tantangan ketika tidak ada kontribusi," tuturnya.
Melalui kepengurusan periode 2026-2030, PKSB Karimun diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi masyarakat asal Sumatera Barat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan menjaga keharmonisan di Kabupaten Karimun. (TribunBatam.id/Fairoz Zamani)