Dam Pacar Ambrol, Irigasi 900 Hektar Sawah di Boyolangu dan Campurdarat Tulungagung Terancam
Sudarma Adi August 25, 2026 07:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG — Bangunan Dam Pacar yang berada di perbatasan Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol dan Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu ambrol pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ambruknya dam berusia lebih dari 30 tahun tersebut diduga kuat dipicu oleh kerusakan tanggul di bagian selatan di bawah pintu air yang mengalami pengikisan atau gerong di bawah permukaan air.

Mantan petugas penjaga Dam Pacar, Sunardi, mengungkapkan indikasi kerusakan sebenarnya sudah terdeteksi sejak sebelum tahun 2015, namun posisinya yang berada di dalam air menyulitkan proses dokumentasi dan investigasi.

Baca juga: Bus Damri Bakal Hubungkan Tulungagung hingga Pantai Serang Blitar, Lewati Kampung Coklat

"Sebenarnya sedang mau disurvei untuk melihat kerusakannya. Belum terlaksana, sudah ambrol lebih dulu," ujar Sunardi yang telah 23 tahun bertugas menjaga Dam Pacar, Selasa (25/8/2026).

Kronologi Ambrolnya Dam

Tim dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Andri Setiawan, menceritakan bahwa pergeseran struktur mulai terlihat sekitar pukul 13.30 WIB mendahului suara berderak keras dari pintu air yang tak lagi sanggup menahan tekanan debit air.

"Terdengar suara berderak dari pintu air yang mulai bergeser. Beruntung saat kejadian tidak ada aktivitas warga yang sedang mencari ikan di sisi barat pintu air," ungkap Andri.

Dampak Bagi 900 Hektar Sawah di 9 Desa

Selama ini Dam Pacar berfungsi vital sebagai penambah debit air (suplesi) bagi saluran primer sistem irigasi Lodagung yang menopang sekitar 900 hektar area persawahan di dua kecamatan:

  • Kecamatan Boyolangu: Desa Sanggrahan, Pucung Kidul, Boyolangu, Kendalbulur, dan Ngranti.
  • Kecamatan Campurdarat: Desa Tanggung, Pojok, Pelem, dan Wates.

Meski sebagian besar petani saat ini tengah beralih menanam tanaman palawija, pihak BBWS Brantas bergerak cepat mengambil tindakan pencegahan agar pasokan air untuk tanaman padi yang tersisa tidak terganggu.

"Untuk sementara, debit dari saluran primer Lodagung akan kita tambah. Solusi permanennya, pintu air Dam Pacar harus segera dibangun kembali demi menjaga ketahanan pangan," pungkas Andri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.