Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Kabar mengenai peluang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu beralih status menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tengah menjadi perhatian.
Namun, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wonogiri, Jawa Tengah masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
Kepala BKPSDM Wonogiri Antonius Purnama Adi mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti apabila kebijakan tersebut resmi diterapkan.
Kendati demikian, mekanisme dan persyaratan perubahan status tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti.
Baca juga: Teruskan Mendiang Benny, Linda Ungkap Momen yang Bikin Mantap Maju Pilwabup Klaten
“Prinsipnya kami siap. Namun, kami juga masih menunggu teknisnya nanti seperti apa. Termasuk syarat-syaratnya,” ujar Anton.
Menurut dia, BKPSDM Wonogiri juga masih menunggu kejelasan mengenai status kepegawaian apabila guru PPPK penuh waktu nantinya memiliki peluang menjadi PNS.
Salah satu hal yang masih perlu dipastikan yakni apakah mereka nantinya berstatus sebagai ASN daerah atau menjadi ASN pusat.
“Kita masih menunggu terkait nanti seperti apa,” katanya.
Selain kabar mengenai PPPK penuh waktu menjadi PNS, BKPSDM Wonogiri juga masih menunggu petunjuk terkait guru PPPK paruh waktu yang berpotensi diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Berdasarkan data BKPSDM Wonogiri, jumlah tenaga pendidik yang berstatus PPPK penuh waktu saat ini mencapai 3.410 orang. Sementara itu, terdapat 112 tenaga pendidik PPPK paruh waktu di Wonogiri.
Anton menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan apakah nantinya perubahan status guru PPPK penuh waktu menjadi PNS dilakukan melalui seleksi atau mekanisme tertentu.
“Kita tunggu teknisnya. Apakah nanti lewat tes, syaratnya apa. Kita masih menunggu,” pungkasnya. (*)