Pemkab Aceh Utara Terima Dividen Rp14,22 Miliar dan Zakat Rp400 Juta dari Bank Aceh
IKL August 26, 2026 12:03 AM

Kita menyampaikan apresiasi kepada Bank Aceh yang telah menyerahkan dividen kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Dana ini tentunya akan kita manfaatkan untuk kepentingan pembangunan Aceh Utara

 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – PT Bank Aceh Syariah menyerahkan dividen tahun buku 2025 kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sebesar Rp14.227.991.125.

Penyerahan dividen secara simbolis dilakukan Pemimpin Bank Aceh Cabang Lhokseumawe, Jamaluddin, kepada Bupati Aceh Utara, H Ismail A. Jalil, SE, MM, yang akrab disapa Ayah Wa, di ruang kerja Bupati Aceh Utara, Senin (24/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Jamaluddin juga menyerahkan zakat perusahaan Bank Aceh sebesar Rp400 juta.

Jamaluddin mengatakan, penyerahan dividen tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Aceh dalam memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah selaku pemegang saham.

Menurutnya, dividen tersebut merupakan hasil kinerja Bank Aceh sepanjang tahun buku 2025 sekaligus bentuk apresiasi atas kepercayaan dan dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan Bank Aceh.

“Bank Aceh akan terus berupaya meningkatkan kinerja perusahaan secara sehat, profesional, dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat yang semakin besar kepada para pemegang saham dan masyarakat Aceh,” katanya.

Ia menambahkan, Bank Aceh tidak hanya berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan, tetapi juga terus memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu dilakukan melalui peningkatan kualitas layanan perbankan, penguatan pembiayaan sektor produktif, serta dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Jamaluddin berharap sinergi dan hubungan baik antara Bank Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dapat terus diperkuat sehingga keberadaan Bank Aceh Syariah memberikan kontribusi yang semakin optimal bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penyerahan dividen dan zakat tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Aceh Utara, H Ismail A. Jalil, SE, MM.

Menurut Ayah Wa, kontribusi Bank Aceh merupakan bagian penting dari sinergi antara lembaga perbankan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta memperkuat perekonomian masyarakat.

“Kita menyampaikan apresiasi kepada Bank Aceh yang telah menyerahkan dividen kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Dana ini tentunya akan kita manfaatkan untuk kepentingan pembangunan Aceh Utara,” ujar Ayah Wa.

Ia mengatakan, dividen yang diterima Pemkab Aceh Utara menjadi bagian dari pendapatan daerah yang dapat mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga mengapresiasi penyerahan zakat perusahaan sebesar Rp400 juta. Menurutnya, zakat tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Zakat ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kita berharap penyalurannya dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Bupati berharap kinerja Bank Aceh terus tumbuh dan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin ditingkatkan.

“Kita berharap Bank Aceh terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga Bank Aceh semakin dicintai dan menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan layanan perbankan,” katanya.

Kantor Bank Aceh di Lhoksukon

Selain itu, Ayah Wa mendorong percepatan pembangunan kantor Bank Aceh di Lhoksukon yang diharapkan dapat direalisasikan pada 2027 mendatang.

Menurutnya, keberadaan kantor Bank Aceh di pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Utara akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. 

WhatsApp Image 2026-08-25 at 20.40.14_Online
Pemimpin Bank Aceh Cabang Lhokseumawe, Jamaluddin, secara simbolis menye­rahkan zakat perusahaan kepada Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil.

 

Selain memperluas akses layanan perbankan, kehadiran kantor tersebut diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi di Lhoksukon dan sekitarnya.

“Kita berharap Bank Aceh dapat segera membangun kantornya di Lhoksukon pada tahun 2027 mendatang. Kita sudah menginvestasikan tanah untuk Bank Aceh. Tentu harapan kita aset tersebut segera dimanfaatkan untuk pembangunan kantor,” ujarnya.

Ia mengatakan, penyediaan lahan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam memperkuat kerja sama dengan Bank Aceh. 

Pembangunan kantor diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata sinergi kedua pihak dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati menambahkan, Aceh Utara masih berada dalam proses pemulihan ekonomi. Kondisi tersebut membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali bergerak dan berkembang.

“Kondisi Aceh Utara saat ini masih dalam masa pemulihan. Kita berharap Bank Aceh juga dapat melihat dari sisi mana bisa membantu, sehingga ekonomi masyarakat dapat kembali tumbuh,” kata Ayah Wa.

Menurutnya, dukungan perbankan sangat dibutuhkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya melalui kemudahan akses layanan keuangan dan dukungan terhadap berbagai sektor usaha yang berkembang di Aceh Utara.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, lanjutnya, akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan iklim ekonomi yang semakin baik, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan penyerahan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp14,22 miliar dan zakat perusahaan sebesar Rp400 juta, Ayah Wa berharap hubungan kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Bank Aceh semakin kuat.

“Harapan kita ke depan Bank Aceh semakin dicintai masyarakat, semakin bagus pertumbuhannya, dan semakin baik pula ekonomi masyarakat,” pungkas Ayah Wa. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.