Real Madrid TV kembali kritik wasit dengan menyeret Lamine Yamal ke dalam perdebatan: ‘Terlalu lunak terhadap pelanggaran keras’
Budi Santoso August 26, 2026 12:47 AM

Real Madrid mungkin memulai musim La Liga 2026/27 dengan raihan tiga poin, tetapi akhir pekan pembuka mereka kembali diiringi kontroversi yang terjadi di luar lapangan.

Setelah kemenangan atas Espanyol, Real Madrid TV kembali mengangkat salah satu tema yang paling sering diperdebatkan, yakni keputusan perwasitan yang melibatkan tim utama.

Kali ini, saluran televisi resmi klub menyoroti perlakuan yang diterima Vinicius Jr. dan membuat perbandingan langsung dengan pemain muda Barcelona, Lamine Yamal.

Dasar argumen mereka adalah bahwa Vinicius berulang kali dilanggar tanpa pemain-pemain Espanyol dihukum kartu kuning, sementara Lamine Yamal dinilai mendapat perlindungan lebih besar dalam situasi yang dianggap sebanding.

Kemenangan Real Madrid pada laga pembuka diraih setelah gol telat Carlo Espi memastikan tiga poin penuh, tetapi pertandingan itu sendiri sama sekali tidak kekurangan tensi.

Vinicius terlibat dalam beberapa momen panas dengan para pemain dan pendukung Espanyol, sementara Real Madrid TV menganalisis dengan saksama keputusan-keputusan wasit sepanjang pertandingan.

Satu insiden secara khusus menarik perhatian saluran milik klub tersebut. Tekel awal dari Cala terhadap Vinicius disorot sebagai pelanggaran yang berpotensi layak diganjar kartu kuning pada menit ketiga.

Real Madrid TV tidak menahan kritiknya kepada wasit pertandingan, Sanchez Martinez.

Real Madrid TV mengkritik Sanchez Martinez karena membiarkan permainan terus berjalan tanpa mengeluarkan kartu, dengan alasan bahwa keputusan itu menetapkan nada pertandingan untuk sisa laga.

Saluran itu mengatakan: “Sanchez Martinez tidak menunjukkan kartu kuning kepadanya.

“Ini adalah keputusan besar pertama dari wasit asal kota Murcia itu, dan ia akan terus menggunakan pendekatan ini, bersama Figueroa Vazquez dalam teknologi asisten wasit video.”

Real Madrid TV melangkah lebih jauh dengan menuduh perangkat pertandingan terlalu lunak terhadap tekel-tekel yang diarahkan kepada Vinicius.

Mereka mengklaim para ofisial “terlalu lunak terhadap pelanggaran keras yang dilakukan para pemain Espanyol, terutama yang diterima Vinicius.”

Menurut saluran tersebut, beberapa pelanggaran terhadap pemain Brasil itu tampak dirancang untuk “mengeluarkannya dari atmosfer pertandingan,” tetapi tetap tidak berujung pada kartu yang menurut Real Madrid pantas diberikan.

Bagian video yang paling mencolok muncul ketika Real Madrid TV membandingkan perlakuan terhadap Vinicius dengan yang diterima Lamine Yamal.

Penyerang Barcelona itu dijadikan contoh untuk mempertanyakan konsistensi keputusan perwasitan di La Liga.

Real Madrid TV menunjuk pada sebuah insiden yang melibatkan Yamal, ketika seorang pemain lawan mendapat kartu kuning setelah sedikit menarik pemain muda tersebut.

Saluran itu kemudian mengontraskan situasi tersebut dengan pelanggaran berulang yang dialami Vinicius saat melawan Espanyol.

“Pelanggaran terhadap Lamine dihukum kartu kuning hanya dengan kontak sekecil apa pun,” klaim saluran tersebut.

Terakhir, Real Madrid TV juga berpendapat bahwa Cala seharusnya menerima kartu merah atas tekel berikutnya terhadap Alvaro Carreras.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.