BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih dirasakan pengguna jalan di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Namun, kondisi dalam beberapa hari terakhir disebut mulai membaik dibandingkan pekan sebelumnya.
Kabut asap yang sempat sangat tebal kini berangsur menipis sehingga jarak pandang pengendara menjadi lebih jauh.
Tri Junaidi, salah seorang warga yang juga cleaning service di RSJ Sambang Lihum mengatakan soal kabut asap kondisi terparah terjadi pada Rabu pekan lalu.
Saat itu, cerita dia, kabut asap disebut begitu pekat hingga menutupi badan jalan. Jarak pandang pengendara bahkan diperkirakan hanya sekitar 5 hingga 10 meter.
Baca juga: Pemko Banjarmasin Lakukan Pengerukan Sungai, Pengamat: Perbaiki juga Sumber Masalah
“Waktu itu yang tebal parah banget hari Rabu. Menutupi jalan, tidak kelihatan jalan. Lima sampai 10 meter tidak kelihatan,” ujar Tri yang akrab disapa.
Berbeda dengan kondisi hari ini, kabut asap saat ini dinilai sudah jauh berkurang. Pengendara mulai dapat melihat objek di sekitar jalan dengan jarak yang lebih jauh.
“Sekarang kurang. Sudah mendingan. Sekitar 100 meter kelihatan, pohon-pohon di kelok jalan juga kelihatan,” katanya.
Meski kondisi membaik, Tri berharap kebakaran hutan dan lahan dapat segera berakhir sehingga kabut asap tidak kembali mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan.
“Semoga cepat selesai saja ini asap, tidak ada karhutla lagi,” harapnya.
Adapun Camat Gambut, Ramdhani, menjelaskan soal kondisi kabut asap memang ada namum tidak kuat pengaruh.
"Hari ini untuk sektor pelayanan Alhamdulillah masih berjalan normal," kata dia.
Disampaikannya, mitigasinya untuk warga agar berhati hati saat berkendara.
"Utamakan keselamatan, nyalakan lampu utama dan lampu kabut, kurangi kecepatan, gunakan marka jalan sebagai acuan, dan kalau keluar rumah harus pakai masker. Untuk perkantoran maupun tempat tinggal di pagi hari agar tidak membuka jendela atau pintu dulu sebelum kabut asap menipis," jelas camat. (banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)