Danau Lau Kawar di Kaki Gunung Sinabung, Pesona Alam Karo yang Menakjubkan
Array A Argus August 26, 2026 11:11 AM

 TRIBUN-MEDAN.COM,- Warga Sumatera Utara pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Danau Lau Kawar.

Danau Lau Kawar ini ada di kaki Gunung Sinabung, tepatnya di Desa Kutagugung, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Namun, ada pula tempat wisata dengan nama yang sama.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Ramah Anak di Medan untuk Isi Akhir Pekan

Di Kabupaten Aceh Tengah, ada tempat wisata dengan nama serupa.

Tapi kali ini Tribun-medan.com akan coba menyuguhkan informasi seputar Danau Lau Kawar yang ada di Tanahkaro. 

Gunung Sinabung memiliki ketinggian sekitar 2.451 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan aktivitas vulkaniknya membuat kawasan di sekitar gunung memiliki sejumlah pembatasan demi keselamatan masyarakat maupun wisatawan.

Baca juga: 4 Tempat Wisata di Bahorok Langkat yang Populer di Kalangan Wisatawan

Karena kondisi tersebut, aktivitas wisata di sekitar Danau Lau Kawar dapat dibatasi mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dan ketentuan dari pihak berwenang.

Artinya, wisatawan perlu memastikan kondisi dan aturan terbaru sebelum berkunjung.

Para pengunjung menikmati keindahan alam di kawasan wisata alam Danau Lau Kawar
Para pengunjung menikmati keindahan alam di kawasan wisata alam Danau Lau Kawar (TRIBUN MEDAN/DOK)

Pesona Danau Lau Kawar

Dalam kondisi aman dan aktivitas wisata diperbolehkan, Danau Lau Kawar menawarkan pemandangan alam yang menarik.

Danau dikelilingi hamparan pepohonan dan kawasan hijau yang memberikan suasana sejuk serta asri.

Baca juga: 6 Tempat Wisata di Berastagi dari Tempat Ngopi Hingga Pemandangan Alam

Perjalanan menuju Danau Lau Kawar juga menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Wisatawan akan melewati jalur pegunungan yang berliku, kawasan perkampungan, perkebunan sayur, hingga hutan pinus.

Udara khas dataran tinggi membuat perjalanan menuju lokasi terasa semakin menyenangkan.

Selain panorama alam, wisatawan juga dapat menemukan rumah adat Karo dalam perjalanan menuju kawasan Danau Lau Kawar.

Salah satu yang terkenal berada di Desa Lingga, yang memiliki bangunan rumah adat Karo dengan nilai sejarah dan budaya yang menarik untuk diketahui.

Baca juga: 8 Homestay dan Guest House di Berastagi yang Nyaman, Dekat Tempat Wisata

Berada di Kawasan Ekosistem Leuser

Danau Lau Kawar merupakan bagian dari kawasan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

Lokasinya berada di wilayah dataran tinggi dengan panorama pegunungan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Luas Danau Lau Kawar diperkirakan mencapai sekitar 200 hektare.

Baca juga: 6 Tempat Wisata Alam Murah Meriah Dekat Kota Medan, Nikmati Udara Sejuk dan Sungai yang Dingin

Kawasan di sekitar danau juga dikenal sebagai salah satu lokasi yang cocok untuk menikmati suasana alam dan, ketika diperbolehkan, melakukan aktivitas berkemah.

Area perkemahan di sekitar danau disebut memiliki luas sekitar 3 hektare sehingga cukup memberikan ruang bagi wisatawan untuk menikmati suasana alam terbuka.

Jarak Danau Lau Kawar dari Medan dan Berastagi

Bagi wisatawan yang berangkat dari Kota Medan, perjalanan menuju Danau Lau Kawar memiliki jarak sekitar 70 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih tiga jam, tergantung kondisi lalu lintas dan cuaca.

Baca juga: 8 Tempat Wisata Hits di Siantar, dari Ikon Kota hingga Wisata Sejarah

Sementara itu, Danau Lau Kawar berjarak sekitar 27 kilometer dari Berastagi.

Perjalanan dari Berastagi menuju lokasi juga menawarkan pemandangan khas dataran tinggi Karo, mulai dari perkebunan hingga kawasan pegunungan.

Pengunjung yang sedang mengelilingi danau Lau Kawar dengan menggunakan perahu,Sabtu (18/9/2021)
Pengunjung yang sedang mengelilingi danau Lau Kawar dengan menggunakan perahu,Sabtu (18/9/2021) (HO)

Suhu Sejuk dan Panorama Alam

Salah satu daya tarik Danau Lau Kawar adalah suasana sejuk khas pegunungan.

Dalam kondisi normal, suhu udara di kawasan ini dapat berada di kisaran 16 hingga 17 derajat Celsius.

Wisatawan juga dapat menjumpai berbagai jenis tanaman di sekitar kawasan danau, termasuk tanaman anggrek.

Perpaduan udara sejuk, pepohonan, dan panorama perairan membuat Danau Lau Kawar menjadi salah satu destinasi alam yang menarik di Kabupaten Karo.

Untuk biaya wisata, tarif dapat berubah sesuai dengan kebijakan pengelola dan kondisi kawasan.

Pada kondisi normal, wisatawan sebelumnya dikenal hanya perlu menyiapkan biaya retribusi dan parkir dengan nominal yang relatif terjangkau.

Namun, karena Danau Lau Kawar berada di sekitar Gunung Sinabung, keselamatan dan aturan dari pihak berwenang tetap menjadi hal utama.

Sebelum berangkat, wisatawan sebaiknya mengecek informasi terbaru mengenai aktivitas Gunung Sinabung serta status akses menuju kawasan Danau Lau Kawar.(tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.