TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Batang pohon berukuran besar di kawasan Taman Kota Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, tumbang akibat kondisi batang yang sudah rapuh.
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, Selasa (26/8/2026), pohon tersebut roboh dan menjulur hingga ke pinggir jalan poros yang berada tepat di samping taman kota.
Batang dan ranting pohon yang berukuran besar menimpa sejumlah tanaman hias di sekitar lokasi.
Baca juga: Pria di Polman Diamankan Usai Diduga Hendak Buang Jasad Kekasih yang Tewas Usai Aborsi
Baca juga: BREAKING NEWS: Perempuan 26 Tahun Tewas Usai Aborsi di Polman
Selain itu, bagian pohon yang tumbang juga mengenai trotoar serta kabel Telkom yang melintas di kawasan tersebut.
Ranting-ranting pohon tampak melebar menutupi sebagian area taman dan mendekati badan jalan sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasangkayu yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Dengan menggunakan parang dan gergaji mesin, petugas memangkas ranting serta memotong batang pohon menjadi beberapa bagian agar mudah dipindahkan.
Salah seorang petugas BPBD Pasangkayu yang ditemui di lokasi mengatakan pohon tersebut diperkirakan tumbang pada malam hari.
Menurutnya, penyebab utama tumbangnya pohon karena kondisi batang yang sudah rapuh. Selain itu, pada bagian bawah batang ditemukan bekas terbakar yang diduga turut mempercepat kerusakan pohon.
"Batangnya sudah rapuh. Di bagian bawah juga ada bekas dibakar, sehingga kondisi pohon semakin lemah dan akhirnya tumbang," ujarnya.
Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran warga. Pasalnya, masih terdapat banyak pohon berukuran besar di kawasan taman kota yang dinilai sudah kurang terawat.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan dan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang, mengingat lokasi taman kota berada tepat di samping jalan poros yang setiap hari ramai dilalui kendaraan.
Mereka khawatir kejadian serupa dapat kembali terjadi dan membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun pengunjung taman kota.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan