Istana Puji Antusiasme Warga Yang Sambut Meriah Presiden Prabowo di Jembrana Bali
Putu Dewi Adi Damayanthi August 26, 2026 01:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sambutan meriah kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Jembrana, Bali, mendapat apresiasi luar biasa dari Istana Kepresidenan, Selasa 25 Agustus 2026. 

Istana secara khusus menilai suasana hangat tersebut mencerminkan kedekatan yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya.

Menjelang kedatangan Presiden, ribuan warga hingga siswa-siswi memadati sepanjang rute  dari lapangan Gilimanuk tempat pendaratan Heli Kepresidenan sampai dengan Monumen Lintas Laut tempat dilaksanakannya groundbreaking.

Apresiasi tersebut terungkap saat obrolan singkat Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan di sela-sela kunjungan Presiden. 

Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Bikin Arus Gilimanuk Bali Tersendat, Kapolres Bagikan Air ke Pengendara

Seskab Teddy secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya atas ketertiban dan energi positif yang ditunjukkan masyarakat Jembrana. 

Istana menilai suasana hangat tersebut mencerminkan kedekatan yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya.

"Kami sangat bersyukur dan terharu melihat antusiasme masyarakat Jembrana. Kehadiran Bapak Presiden membawa angin segar dan harapan baru bagi kemajuan daerah kami, khususnya di bidang infrastruktur dan ekonomi daerah," ujar Bupati Kembang.

Politikus asal Desa Pangyangan tersebut mengakui, pemerintah daerah dan seluruh warga Jembrana siap mendukung penuh agenda strategis nasional yang tengah digulirkan pemerintah pusat di Jembrana, Bali. 

Menurutnya, sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama percepatan pembangunan di Bali Barat.

"Apresiasi dari Istana ini milik seluruh warga Jembrana. Ini membuktikan bahwa keterlibatan dan keramahan warga kita mendapat tempat tersendiri di hati Bapak Presiden," tandasnya. 

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto datang ke Jembrana untuk ground breaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) raksasa berkapasitas 100 (Gwp). 

Pengembangan PLTS skala masif ini menjadi tonggak sejarah baru. 

Tidak hanya mempercepat transisi energi bersih nasional, proyek ini menjadi jawaban mutlak bagi kemandirian energi di Bali.

PLTS Gilimanuk dikembangkan untuk mengurangi ketergantungan sistem kelistrikan Bali terhadap pembangkit berbahan bakar minyak (BBM). 

PLTS Gilimanuk akan memiliki kapasitas pembangkitan sebesar 100 Gwp, sementara BESS yang disiapkan memiliki kapasitas 1.000 megawatt hour (MWh). 

Dengan kapasitas tersebut, PLTS Gilimanuk diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik sekitar 470 gigawatt hour (GWh) per tahun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.