BANGKAPOS.COM - Nama Luke Vickery kembali mencuat setelah beredar daftar 26 calon pemain masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Kabar masuknya nama winger timnas Indonesia ini pertama kali diungkap pengamat sepak bola Indonesia Ronny Pangemanan atau akrab disapa Bung Ropan.
Luke Vickery adalah penyerang sayap yang belum lama menjalani proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 16 Juli 2026.
Pemain kelahiran Hawai berusia 20 tahun ini sekarang membela klub Australia, Macarthur FC.
Luke Vickery dikabarkan menolak tawaran klub Inggris, Peterborough United untuk bertahan bersama Macarthur FC.
Baca juga: Profil Jay Idzes Pemain Termahal Timnas Indonesia Bakal Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026
"Luke Vickery dari Macarthur dikabarkan menolak tawaran pindah ke klub League One Inggris, Peterborough United, pada jeda kompetisi kali ini," tulisnya.
"Ia tampil cukup baik bersama The Bulls musim lalu, namun merasa situasinya belum tepat dan lebih memilih untuk bertahan di A-League sembari meninjau kembali situasinya dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan ke depan," tambahnya.
Baca juga: Daftar Pemain Termahal Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Baca juga: Daftar 5 Pemain Lokal Masuk Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bocoran Bung Ropan
Peterborough adalah klub League One (kasta ketiga) Inggris yang meminati Luke karena cukup produktif bersama Macarthur musim lalu.
Luke Vickery tampil dalam 31 laga dengan sumbangsih 7 gol 3 assist di semua kompetisi.
Berdasarkan Transfermarkt, Luke juga masih memiliki kontrak dengan Macarthur hingga 2028.
Pada musim 2026-2027, sekali lagi ia akan membuktikan diri bersama Macarthur FC di Liga Australia.
Sementara itu, Luke Vickery juga masih menantikan debutnya untuk timnas Indonesia sejak dinaturalisasi pada 16 Juli 2026.
Pemain kelahiran Hawaii ini gagal debut bersama timnas Indonesia saat ASEAN Championship 2026 karena sama sekali tak dilepas Macarthur FC.
Hal ini sempat menimbulkan kekecewaan bagi John Herdman.
“Namun secara umum, bahkan klub-klub luar negeri tidak mau melepas pemain mereka,” ucap Herdman.
“Maksud saya, saya sedikit kecewa karena mereka baru berada di masa pramusim dan ini adalah peluang besar."
“Bagi orang-orang seperti Luke Vickery, ini bisa menjadi turnamen yang bagus untuknya, tetapi sayangnya klubnya tidak mau melepasnya,” tambahnya.
Kesempatan debut buat Luke Vickery kembali tersedia pada FIFA Matchday September-Oktober 2026 di mana timnas Indonesia mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026.
Tidak ada lagi alasan buat Macarthur menahan Luke Vickery karena turnamen ini digelar saat jendela FIFA.
Asalkan John Herdman memasukkan nama Luke Vickery dalam Garuda Calling untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Luke Anthony Vickery lahir pada 25 Oktober 2005 dan berposisi sebagai winger.
Pemain bertinggi 183 cm tersebut dikenal memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi lini depan, baik sebagai sayap kanan maupun penyerang.
Karier sepak bolanya dimulai bersama akademi Western United di Australia.
Perkembangannya yang pesat membuat Luke menembus tim senior dan menjalani debut profesional di kompetisi A-League.
Performa menjanjikan bersama Western United kemudian membawanya bergabung dengan Macarthur FC.
Bersama klub tersebut, Luke terus mendapatkan menit bermain dan berkembang sebagai satu diantara pemain muda potensial di Australia.
Berdasarkan data Transfermarkt, Luke Anthony Vickery telah mencatatkan 46 pertandingan, dengan torehan 8 gol dan 4 asis sepanjang karier profesionalnya di level klub.
Selain memiliki darah Indonesia, Luke juga pernah membela kelompok usia Australia.
Namun, peluang membela Timnas Indonesia masih terbuka apabila proses naturalisasi dan perpindahan federasi dapat terealisasi.
Dengan usia yang masih muda serta pengalaman bermain di kompetisi Australia, Luke Anthony Vickery berpotensi menjadi tambahan kekuatan bagi Timnas Indonesia, khususnya di sektor penyerangan.
(Bangkapos.com/Bolasport.com/TribunWow.com)