Diancam AS! China Ungkap Pilih Pertahankan Kerja Sama dengan Iran, Sebut Sah di Hukum Internasional
Tribun-video August 26, 2026 01:42 PM

- Kerja sama ekonomi China dengan Iran ditegaskan tetap sah dan dilakukan sesuai kerangka hukum internasional. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan hubungan tersebut tidak seharusnya terganggu oleh tekanan dari negara lain.

Pernyataan itu disampaikan di tengah ancaman sanksi sekunder Amerika Serikat terhadap negara dan perusahaan yang masih melakukan bisnis dengan Iran (25/8/2026).

“Kerja sama China dengan Iran dilakukan dalam kerangka hukum internasional, sehingga tidak boleh terganggu,” kata Lin dalam konferensi pers di Beijing.

Lin juga menegaskan China menolak sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar dalam hukum internasional atau otorisasi Dewan Keamanan PBB.

Menurutnya, tekanan ekonomi justru dapat meningkatkan ketegangan dan mengganggu tatanan ekonomi serta keuangan global.

“China akan melakukan segala yang diperlukan untuk secara tegas melindungi hak dan kepentingannya,” ujar Lin.

Lin tidak merinci langkah yang akan diambil China untuk menghadapi tekanan tersebut.

Ia hanya mengatakan Beijing terus mencermati perkembangan kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, memperingatkan negara dan perusahaan yang masih melakukan aktivitas ekonomi dengan Iran.

Bessent menyebut keterlibatan ekonomi yang berkelanjutan dengan Teheran dapat membuat mereka terkena sanksi AS.

Washington juga telah mengidentifikasi sejumlah negara dan entitas yang masih melakukan aktivitas tertentu dengan Iran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.