Dari Morotai Maluku Utara ke Jombang, Peserta Muktamar NU Ini Tempuh Perjalanan 3 Malam
Titis Jati Permata August 26, 2026 02:32 PM

 

SURYA.co.id, JOMBANG - Perjalanan panjang harus ditempuh sejumlah peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) untuk menghadiri agenda besar organisasi tersebut di Jombang, Jawa Timur. 

Salah satunya rombongan PCNU Kecamatan Morotai, Pulau Morotai, Maluku Utara, yang membutuhkan waktu sekitar tiga malam sebelum tiba di lokasi muktamar.

Setibanya di Jombang, mereka melakukan registrasi peserta di area MTs Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Rabu (26/8/2026).

Sejak pagi, selain rombongan dari Maluku Utara ini, peserta berdatangan secara bertahap dan langsung diarahkan panitia untuk menjalani proses registrasi, yang dimulai hari ini.

Dari Morotai Naik Kapal, Lanjut Pesawat

Ketua Tanfidziyah PCNU Kecamatan Morotai Ibrahim Ahmad mengatakan, rombongannya memulai perjalanan dari Morotai menuju Ternate menggunakan kapal laut.

Setelah bermalam di Ternate, perjalanan dilanjutkan menggunakan pesawat menuju Bandara Juanda, Surabaya. 

Baca juga: Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Jombang, Ini Persiapan Pengamanan Polisi

Dari Surabaya, rombongan kemudian langsung menuju tempat akomodasi yang telah disiapkan panitia Muktamar di sekitar lokasi.

"Dari Morotai ke Ternate itu semalam naik kapal laut. Sampai di Ternate menginap semalam, kemudian penerbangan dari Ternate ke sini lebih dari dua jam. Jadi perjalanan kami sekitar tiga malam," ucap Ibrahim kepada SURYA.co.id.

Menurut Ibrahim, perjalanan rombongannya berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Bahkan, mereka tidak perlu mencari tempat menginap tambahan setelah tiba di Jawa.

"Tidak sempat menginap di mana-mana. Dari bandara langsung ke tempat menginap peserta yang telah disiapkan panitia, di Tower MAN. Langsung ke situ," katanya.

Registrasi Peserta Mulai Ramai

Sementara itu, proses registrasi peserta Muktamar ke-35 NU di area MTs Bahrul Ulum mulai berjalan sejak pagi.

Jumlah peserta yang datang pada pagi hari belum terlalu padat. Namun, aktivitas di kawasan kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum mulai menunjukkan peningkatan.

Peserta yang tiba diarahkan menuju meja registrasi sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi akomodasi masing-masing.

Pengamanan di sekitar arena muktamar juga diperketat. Personel kepolisian, Banser, dan panitia keamanan lokal dikerahkan untuk mengatur pergerakan peserta serta masyarakat.

Sejumlah akses menuju arena utama mulai disterilkan. Gerbang utama pondok dijaga petugas, sedangkan pagar pembatas dipasang untuk memisahkan area pelaksanaan muktamar dengan kawasan di luarnya.

Peserta Morotai Puji Pelayanan Panitia

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Maluku Utara, Ibrahim mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan panitia Muktamar.

Menurutnya, rombongan dari Morotai mendapatkan sambutan sejak memasuki kawasan muktamar. Proses registrasi juga berjalan tanpa kendala.

"Terkait pendaftaran alhamdulillah lancar. Mulai masuk ke arena, kami dijemput panitia dengan ramah, sopan dan baik. Pelayanannya luar biasa," ungkapnya.

Bagi Ibrahim, perjalanan panjang dari wilayah timur Indonesia tersebut terbayar dengan sambutan yang diterima rombongannya di Jombang.

Ia berharap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menghasilkan keputusan strategis yang membawa organisasi semakin maju.

"Semoga muktamar kali ini dapat melahirkan keputusan yang bagus untuk NU ke depan, lebih baik, lebih maju untuk umat," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.