TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) belum menetapkan status tanggap bencana kebakaran lahan dan hutan (Karlahut).
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhu, Mulyadi.
Meski begitu, Pemkab Inhu dan instansi terkait saat ini masih melakukan penanganan Karlahut di Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat.
Mulyadi saat di wawancara Tribunpekanbaru.com mengatakan Kabupaten Inhu belum memenuhi syarat penetapan status tanggap bencana.
"Belum memenuhi kriteria untuk dinaikan statusnya karena untuk saat ini masih bisa ditangani," ujar Mulyadi, Rabu (26/8/2026).
Sementara itu, Pemkab Inhu juga melakukan rapat koordinasi terkait penanganan bencana Karlahut di Kabupaten Inhu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu, Elpahri Adha mengatakan rapat tersebut digelar pada Rabu (26/8/2026) siang tadi.
"Rapat itu merupakan koordinasi kita soal penanganan Karlahut, tidak penetapan status," ujar Elpahri Adha.
Baca juga: Sore Ini Kabut Asap Tipis Masih Selimuti Inhu, Kepala DLH Inhu Sebut ISPU di Angka 137
Sementara itu, Elpahri menjelaskan bahwa kualitas udara di Kabupaten Inhu saat ini sudah lebih baik dibandingkan dengan hari kemarin. Hal ini terlihat dari pantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).
"Berdasarkan ISPU hari ini Kabupaten Inhu berada di angka 122," ujar Elpahri.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pada Selasa (25/8/2026) kemarin dimana angka ISPU Kabupaten Inhu mencapai 137.
"Kalau dibandingkan hari kemarin, ISPU hari ini menurun, terlihat kabut asap di Kabupaten Inhu mulai menipis," ujarnya.
(Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)