Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Empat kecamatan di Kota Bandung, sudah terdampak kekeringan saat musim kemarau hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, Jawa Barat, harus menyalurkan ribuan liter air bersih.
Berdasarkan data BPBD Kota Bandung, wilayah yang terdampak kekeringan tersebut yakni Kecamatan Cicendo (Sukaraja), Sukajadi (Sukawarna, Sukagalih), Mandalajati (Jatihandap), dan Arcamanik (Cisarenten Endah).
Dengan kondisi itu, BPBD Kota Bandung bersama PMI telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 50 ribu liter. Dengan jumlah air sebanyak itu, warga yang sudah terbantu tercatat ada 2.967 jiwa atau 543 KK dengan distribusi di 10 titik.
Baca juga: Karawang Dilanda Kekeringan, 156 Pompa Air Dikerahkan untuk Selamatkan Sawah Petani
"Kekeringan memang ada, tapi alhamdulillah kita masih bisa cover dengan air tangki dari PDAM," ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat ditemui di Balai Kota, Rabu (26/8/2026).
Selain itu, pihaknya juga tengah mempertimbangkan penyediaan Sarana Air Bersih (SAB) sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan kekeringan. Namun, proses tersebut membutuhkan waktu, terutama dalam menentukan titik pengeboran yang tepat.
"Memang SAB butuh waktu beberapa lama, terutama untuk menentukan titik-titiknya, karena titik yang ada kan sudah lebih dari 60 meter," katanya.
Sambil menunggu upaya penyediaan SAB itu, pihaknya juga akan mengoptimalkan distribusi air melalui mobil tangki PDAM. Bahkan, PMI juga disebut turut membantu dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat terdampak.
"PDAM masih bisa meng-cover dengan mobil tangki. PMI juga biasanya membantu, Insya Allah," ucap Farhan.
Baca juga: Stok Beras Sumedang Surplus hingga Disalurkan ke Korban Bencana, Pemkab Mulai Mitigasi Kekeringan
Atas hal tersebut, aparat kewilayahan diminta segera melaporkan apabila masih terdapat warga yang mengalami kesulitan air bersih. Laporan tersebut akan menjadi dasar bagi BPBD untuk menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan.
Pemkot Bandung memastikan penanganan kekeringan akan terus dilakukan agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.