TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan maut terjadi di kawasan Kenteng, Jalan Semarang-Solo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Dilaporkan TribunSolo, insiden ini melibatkan motor Honda Tiger dan sebuah mobil boks.
Akibat benturan tersebut, motor terseret di badan jalan hingga terbakar.
Sementara itu, seorang korban ditemukan warga di dalam selokan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan yang memiliki kontur menurun.
Benturan keras terdengar warga sekitar dari arah jalan tersebut, disusul suara pengereman kendaraan.
Mulyadi (49), warga yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi, mengaku tidak melihat langsung detik-detik tabrakan.
Ia baru mengetahui adanya kecelakaan setelah mendengar suara benturan.
"Saya langsung keluar. Motor sudah terbakar," ujarnya, dikutip dari TribunSolo, Rabu (26/8/2026).
Ketika mendatangi lokasi, Mulyadi melihat sepeda motor telah dilalap api.
Di sisi lain, mobil boks mengalami kecelakaan hingga terguling. Kendaraan tersebut berada dalam posisi roda bagian kanan menghadap ke atas.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian menemukan seorang korban di area selokan.
Korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka pada bagian kepala dan kaki.
Mulyadi bersama sejumlah warga berusaha mengangkat korban dari dalam selokan untuk dilakukan pertolongan.
Namun, kondisi korban sudah tidak tertolong.
"Korban saya angkat. Sudah enggak ada (meninggal dunia)," kata Mulyadi.
Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Hingga saat ini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan.
Polisi juga masih mendalami kronologi benturan antara Honda Tiger dan mobil boks hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Baca juga: Tarif Parkir Naik Bisa Sampai Rp60 Ribu, Dishub DKI Sebut Baru Sebatas Kajian
Baca juga: 2 Kabar Bikin Geger Jelang Demo 27 Agustus di DPR: Rumah Sopir Diduga Ditembak, 4 Bus Massa Dicegat
Baca juga: KABAR Jelang Demo di DPR: 4 Bus Bawa 200 Warga Pati Tertahan Dicegat Polisi, AMPB: Mereka Takut?