[FULL] Pakar: Pernyataan Budi Arie soal Percepatan Pemilu Blunder Bikin Gaduh, Rugikan Jokowi-Gibran
Ni'amu Shoim Assari Alfani August 26, 2026 07:42 PM

- Pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi soal kemungkinan kontestasi politik berjalan lebih cepat dari 2029 memicu polemik.

Pengamat politik Efriza menilai pernyataan tersebut justru menjadi blunder dan membuat kegaduhan politik.

Menurut Efriza, sikap Budi Arie berpotensi merugikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hingga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai Budi Arie telah "offside" karena membawa analisis politik yang justru dapat mengganggu hubungan Jokowi, Gibran, dan Prabowo.

"Budi Arie itu offside membuat kegaduhan dan Projo tidak nyaman. Bagi keinginan Pak Jokowi, Prabowo, Gibran, dua periode bisa dikatakan mengalami patahan akibat dari pernyataan Budi Arie itu sendiri," kata Efriza dalam wawancara bersama Tribunnews, Rabu (26/8/2026).

Efriza juga menyoroti gestur Jokowi saat Budi Arie melontarkan ucapan soal percepatan kontestasi politik.

"Pak Jokowi tampak sekali, ia tegang. Yang kedua sampai ia harus minum air teh. Dan yang ketiga adalah menundukkan kepalanya. Itu menunjukkan ketidaknyamanan berada bersama Budi Arie," sambungnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.