TRIBUNNEWS.COM - Gustavo Almeida resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Persija Jakarta setelah tiga musim menjadi salah satu tumpuan utama lini depan Macan Kemayoran.
Persija dan Gustavo sepakat tidak melanjutkan kerja sama untuk mengarungi Super League 2026/2027.
Keputusan tersebut diakui Gustavo tidak mudah, mengingat banyak cerita yang telah ia lewati bersama klub dan The Jakmania.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Rabu (26/8/2026), Gustavo mengungkapkan bahwa keputusan untuk menutup babak bersama Persija datang dari dirinya sendiri.
"Sulit rasanya menemukan kata-kata untuk mengawali ini. Saya selalu tahu hari ini akan tiba. Saya hanya tidak tahu kapan," tulis Gustavo.
Menurutnya, sudah waktunya membuka lembaran baru dan mencari tantangan lain dalam kariernya.
“Keputusan untuk menutup babak ini adalah keputusan saya sendiri. Itu bukan keputusan yang mudah, namun saya belajar bahwa dalam hidup maupun sepak bola, kita harus memahami kapan saatnya untuk melangkah maju,” ujarnya.
“Di lubuk hati terdalam, saya merasa inilah saatnya untuk menyambut tantangan baru, menulis babak baru, dan terus mengejar impian saya," lanjutnya.
Selama tiga musim bersama Persija, Gustavo Almeida berkembang menjadi salah satu predator berbahaya di kompetisi domestik.
Ia mencatatkan 31 gol dari 55 penampilan di semua ajang. Ketajamannya paling terlihat pada musim 2024/2025 ketika mencetak 18 gol dan satu assist dari 28 pertandingan.
Pada musim 2025/2026, Gustavo masih mampu menyumbangkan 11 gol dari 20 laga meski sempat diganggu cedera.
Baca juga: Gustavo Almeida Hengkang, Jeremejeff Jadi Tumpuan Baru Persija
Gustavo juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan kariernya di Persija.
"Saya mengerahkan segalanya setiap kali mengenakan seragam ini. Setiap sesi latihan, setiap pertandingan, setiap gol, dan setiap perayaan memiliki makna istimewa bagi saya," katanya.
Khusus kepada The Jakmania, Gustavo mengaku dukungan mereka akan selalu memiliki tempat di hatinya.
"Terima kasih atas setiap nyanyian, setiap pesan, setiap pelukan, setiap perayaan, dan atas segala momen yang membuat saya merasa seperti di rumah sendiri," ungkapnya.
"Cinta dan dukungan kalian akan selamanya memiliki tempat di hati saya."
Gustavo kemudian menutup pesan perpisahannya dengan kalimat penuh makna.
"Hari ini, saya mengucapkan selamat tinggal kepada klub ini, namun saya tidak akan pernah mengucapkan selamat tinggal pada kisah yang telah kita bangun bersama."
"Babak berakhir. Kisah tetap abadi. Saya pergi dengan kepala tegak, hati yang damai, dan keyakinan bahwa saya telah memberikan segalanya selama berada di sini."
"Terima kasih untuk segalanya. Sungguh sebuah kehormatan. Sungguh istimewa. Itu tak terlupakan," tutupnya.
Kepergian penyerang asal Brasil itu membuat Macan Kemayoran kini memiliki tiga striker, yakni Alexander Jeremejeff, Eksel Runtukahu, dan Agi Firmansyah.
Rekrutan anyar Persija, Jeremejeff menjadi salah satu pilihan utama di lini depan. Striker asal Swedia berusia 32 tahun itu dikontrak Persija hingga 30 Juni 2028.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)