3 Pria Tenggelam di Pantai Karangpapak Garut Saat Berenang, Kantor SAR Bandung Keluarkan Imbauan
Dedy Herdiana August 26, 2026 08:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua wisatawan yang dilaporkan tenggelam di Pantai Karangpapak Santolo, Desa/Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Hari kedua pencarian, Rabu (26/8/2026), Tim SAR Gabungan menemukan satu orang korban dalam kondisi tak bernyawa. 

Korban yang ditemukan adalah Murdani Siahaan (18), warga Aceh Tenggara, Kota Cane, Aceh Tenggara. 

Di tengah proses pencarian tersebut, Kantor SAR Bandung mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika berenang atau bermain di laut.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan kondisi cuaca dan gelombang perlu menjadi perhatian wisatawan sebelum melakukan aktivitas di laut.

“Kami mengimbau wisatawan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mematuhi imbauan petugas maupun pengelola kawasan wisata. Jangan memaksakan diri berenang apabila kondisi laut tidak memungkinkan,” katanya.

Baca juga: Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Aceh yang Tenggelam di Pantai Karangpapak Garut

Untuk diketahui, Kantor SAR Bandung merupakan unit pelaksana teknis Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang kantornya beralamat di Jl. Raya Bandung-Garut Km. 27, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Tugasnya, memimpin dan melaksanakan operasi pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban kecelakaan atau bencana di sebagian besar wilayah Jawa Barat.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul peristiwa tiga wisatawan yang terseret ombak saat berenang di Pantai Karang Papak Santolo pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.

Ketiga wisatawan tersebut yakni, Ardi M Nababan (27), warga Jl Kutamaya RT01/13 , Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Irfan Nababan (18), warga Perumahan Bumi Cisurupan RT 03/02 Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, dan Murdani Siahaan (18) warga Aceh Tenggara, Kota Cane, Aceh Tenggara. 

Berdasarkan keterangan saksi, ketiganya tiba di kawasan Pantai Karang Papak bersama rombongan dan kemudian berenang.

Ardi kemudian terseret ombak ke tengah laut. Dua rekannya berusaha memberikan pertolongan, tetapi ketiganya justru ikut terseret ke tengah laut.

“Kedua temannya berinisiatif untuk memberikan pertolongan. Namun, ketiganya terseret ombak secara bersamaan ke tengah lautan,” ujar Ade yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Rumah Tangga dan Protokol.

Ade kembali mengingatkan wisatawan agar tidak mengabaikan kondisi alam ketika berwisata di pantai.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas, terlebih ketika kondisi laut tidak memungkinkan untuk berenang.

“Jangan memaksakan diri berenang apabila kondisi laut tidak memungkinkan,” tegasnya. (*)

Sebelumnya dilaporkan, nasib nahas dialami oleh tiga orang wisatawan. Mereka dilaporkan hilang tenggelam saat berenang di Pantai Karangpapak Santolo, Desa/Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Mereka adalah Irfan Nababan (18), Murdani Siahaan (18), dan Ardi M. Nababan (27).

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (5/8/2026) siang. 

"Peristiwa ini terjadi sekira pukul 11.45 WIB, dan kami menerima laporan sekira pukul 15.27 WIB," kata Ade Dian Permana, Kepala Kantor SAR Bandung dihubungi Tribun dari Sumedang. 

Usai menerima laporan, kata Ade, satu tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian. 

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, peristiwa ini bermula ketiga korban tengah berenang. 

"Awalnya, salah satu korban, sedang berenang kemudian terseret  ombak. Kemudian, kedua temannya berusaha memberikan pertolongan, namun mereka turut terbawa arus ke arah tengah laut,” katanya. 

Ade menyebutkan, hingga kini tim SAR Gabungan masih mencari keberadaan ketiga orang wisatawan tersebut. 

"Ketiganya masih dalam pencarian, belum ditemukan. Mudah-mudahan segera ditemukan dalam kondisi selamat," ucapnya. (*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.