Tak Ada Jalur Alternatif, Warga Kecamatan Siritaun Wida Timur Andalkan Jembatan Darurat
Mesya Marasabessy August 26, 2026 09:47 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Jembatan darurat di Desa Gaur, Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, menjadi gambaran bagaimana masyarakat di wilayah pedalaman masih harus bertahan dengan infrastruktur seadanya, Rabu (26/8/2026).

Jembatan tersebut bukan sekadar penghubung antardesa. 

Dibalik konstruksinya yang sederhana dan kondisinya yang memprihatinkan, terdapat ketergantungan aktivitas masyarakat terhadap akses tersebut.

Bagi warga setempat, jembatan itu merupakan salah satu jalur utama transportasi darat untuk menuju desa lain, antarkecamatan hingga ke ibu kota Kabupaten SBT.

Tidak ada jalur darat lain yang dapat menjadi pilihan ketika akses tersebut tidak bisa dilalui.

Salah satu pengendara, Samsudin, mengatakan kondisi jembatan tersebut cukup mengkhawatirkan karena menjadi akses utama yang setiap hari digunakan masyarakat.

“Ini akses utama kami. Kalau jembatan ini rusak dan tidak bisa dilewati, kami mau lewat mana lagi? Tidak ada jalan lain yang bisa digunakan,” ujarnya.

Baca juga: Ditreskrimsus Polda Maluku Bekali Mahasiswa Baru Politeknik Ambon Soal Integritas Kesadaran Hukum

Baca juga: Karya Mahasiswa Unidar & Mapala UI: Lilin dari Jelantah Didukung Pemda Malteng

Menurut dia, masyarakat selama ini harus berulang kali memperbaiki bagian jembatan yang rusak secara swadaya agar kendaraan tetap bisa melintas.

“Kalau rusak, masyarakat sendiri yang perbaiki. Kami lakukan sebisa mungkin supaya jalan ini tetap bisa digunakan, karena ini satu-satunya akses darat,” katanya.

Dirinya berharap pemerintah dapat melihat kondisi tersebut sebagai kebutuhan mendesak, bukan sekadar persoalan jalan yang bisa diperbaiki sewaktu-waktu.

“Kami berharap pemerintah bisa melihat langsung kondisi jembatan ini. Jangan sampai masyarakat terus memperbaiki sendiri. Kami butuh jembatan yang benar-benar layak dan permanen,” tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.