Bupati Kang Marhaen Hadiri Muskab PMI Nganjuk, Apresiasi Program Kegiatan
Rendy Nicko August 26, 2026 09:48 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) XIX Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nganjuk, Rabu (26/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, kang Marhaen -sapaan Bupati- menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan organisasi, regenerasi kepengurusan, serta penguatan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk.

Ia mengapresiasi kerja keras pengurus PMI Kabupaten Nganjuk selama periode sebelumnya. 

Menurutnya, berbagai kegiatan kemanusiaan yang telah dilakukan PMI merupakan bentuk nyata kehadiran organisasi dalam membantu masyarakat.

Baca juga: Target Selesai November 2026, Pemasangan Rangka Atap Stadion Gelora Daha Jayati Gunakan 3 Crane

PMI menggerakkan beragam kegiatan, donor darah, bantuan sosial, kegiatan kemanusiaan, hingga keterlibatan dalam penanganan kondisi yang membutuhkan bantuan masyarakat menjadi bagian penting dari kontribusi PMI.

"Terima kasih atas kerja keras luar biasa pengurus yang lama," katanya, Rabu (26/8/2026). 

Ia menjelaskan Muskab merupakan momentum penting untuk menentukan arah perjalanan organisasi PMI Kabupaten Nganjuk ke depan. 

Karena itu, proses pemilihan kepengurusan harus dilakukan secara demokratis serta tetap berpedoman pada ketentuan organisasi.

Kang Marhaen menegaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi harus menjadi pijakan dalam menjalankan seluruh proses organisasi.

Ia meminta seluruh peserta Muskab menghormati mekanisme yang telah ditetapkan sehingga keputusan yang dihasilkan memiliki legitimasi dan dapat diterima bersama.

"Dalam berorganisasi itu yang menjadi pijakan adalah AD/ART dan peraturan organisasi," ujarnya. 

Kang Marhaen juga menekankan pentingnya menjaga independensi organisasi dalam proses pemilihan kepengurusan. 

"Kami berharap kepengurusan baru tidak hanya mempertahankan program-program yang sudah berjalan dengan baik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat," paparnya. 

Dia turut memberikan perhatian khusus terhadap regenerasi kepengurusan PMI. 

Ia mendorong agar generasi muda diberikan ruang untuk terlibat lebih aktif dalam organisasi. 

Kehadiran generasi muda dinilai penting untuk memberikan energi baru, gagasan segar, serta memastikan keberlanjutan PMI di masa mendatang.

"Yang penting nanti pengurus melibatkan yang muda-muda. Regenerasi harus berjalan," ucapnya. 

Penguatan sinergi PMI dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, tak kalah penting.

Berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan akan lebih mudah ditangani apabila seluruh pihak dapat bergerak bersama.

"Sinergi dengan pemerintah daerah penting," tutupnya.

(Danendra Kusuma/Tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.